Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Januari 2025 | 19.43 WIB

Lagu Garam dan Madu (Sakit Dadaku) Viral, Akankah Hipdut Menjadi Trend Baru yang Digemari Gen Z?

Tenxi dan Naykilla, pelantun lagu - Image

Tenxi dan Naykilla, pelantun lagu

JawaPos.com – Lagu bertajuk ‘Garam dan Madu’ garapan musisi muda Tenxi, Naykilla, dan Jemsii menjadi lagu viral di penghujung 2024. Lagu yang banyak digunakan sebagai backsound oleh para content creator ini bahkan masih kerap ditemui di media sosial per hari ini.

Lagu dengan genre HipHop dengan sentuhan dangdut atau yang biasa disebut HipDut ini pertama kali dirilis pada 20 Desember 2024. Namun bahkan sebelum perilisannya, lagu ini sudah mencari perhatian publik dengan melodinya yang catchy.

Publik sebelumnya mungkin sudah familiar dengan genre HipDut melalui karya-karya NDX AKA, namun lagu HipDut yang satu ini menciptakan suara baru yang menarik dan refreshing.

Garam dan Madu’ ini diproduksi oleh antinrml, video musiknya kini telah tembus lebih dari satu juta views di YouTube. Menunjukkan popularitas yang luar biasa dalam waktu yang singkat. Hook atau reffnya yang addicting menjadikan banyak creator yang membuat konten dengan menggunakan lagu ini.

Frasa "Garam atau Madu" dalam liriknya bisa digambarkan sebagai kompleksitas emosi cinta yang campur aduk. Dualitas perasaan antara manisnya cinta dan pahitnya keraguan atau ketidakpastian.

Liriknya yang bertemakan cinta, rindu, dan rahasia khas HTS (Hubungan Tanpa Status) yang relate dengan trend di kalangan gen z ini sontak menjadi national anthem atau lagu kebangsaan para gen z saat ini.

Banyak pendengar merasa terhubung dengan tema kerinduan dan ketidakpastian dalam hubungan mereka, sehingga membuat lagu ini semakin populer. Ditambah dengan liriknya yang mengkombinasikan tiga bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Inggris, dan Jawa, tak heran lagu ini banyak diputar dimana-mana.

Lagu 'Garam dan Madu' boming karena genre musiknya yang unik. Perpaduan hip-hop dan dangdut menciptakan suara baru yang menarik. Perpaduan HipHop dan Dangdut juga dinilai menjadi simbol keberanian dalam menggabungkan identitas lokal dan global, serta mencerminkan semangat kreativitas di era modern.

Dengan beat HipHop dan aransemen musik yang modern tetapi masih terdapat sentuhan dangdut ini menjadikan lagu ini khas. Genre HipDut atau juga dinilai memiliki potensi besar untuk tumbuh dan mampu bersaing di dunia musik global.

Akankah HipDut akan menjadi trend baru dan melahirkan musisi-musisi yang tertarik untuk menjajal genre ini? Mari kita tunggu.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore