Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Januari 2024 | 02.43 WIB

Saltburn (2023): Film Komedi Hitam yang Merepresentasikan Kritik Kelas Sosial Melalui Karakter-Karakternya

Film Saltburn Karya Emerald Fennel yang Merepresentasikan Kritik Kelas Sosial Melalui Karakter-Karakternya. (imdb)

JawaPos.com – Saltburn (2023) telah rilis di Inggris melalui Festival Film Telluride ke-50 pada bulan Agustus 2023. Film ini kemudian dirilis di bioskop pada November di tahun yang sama.

Film psychological thriller arahan sutradara Emerald Fennell ini mengusung tema gotik nan eksentrik, berfokus pada obsesi karakter utama dalam mendekati salah satu aristokrat menawan di kampusnya.

Singkatnya, Saltburn (2023) mengisahkan seorang mahasiswa baru di Universitas Oxford bernama Oliver Quick (Barry Keoghan) yang terobsesi dengan Felix Catton (Jacob Elordi). 

Obsesi Oliver mendorongnya untuk mengeksplorasi Saltburn, kediaman mewah bak istana kerajaan Inggris milik keluarga Catton.

Sejak awal penayangan film ini, respon masyarakat didominasi oleh mayoritas yang sepakat bahwa Saltburn (2023) membuat mereka merasa tidak nyaman. 

Namun, hal itu tidak menghentikan Saltburn (2023) untuk mendapatkan penontonnya sendiri. Dilansir dari situs rottentomatoes.com, total skor kepuasan penonton sebesar 79 persen untuk film ini. Skor ini terbilang cukup layak meskipun angkanya belum mencapai 80 persen.

Karakterisasi dan Kritik Kelas Sosial dalam Saltburn (2023)

Oliver Quick Si Serigala Berbulu Domba 

Hadir sebagai protagonis, Oliver digambarkan sebagai mahasiswa cupu yang pendiam dan penyendiri. Sejak awal kemunculan karakternya, penonton seolah ikut termanipulasi oleh serangkaian kebohongan yang Oliver lakukan demi menarik perhatian Felix. 

Oliver secara konsisten berbohong dan memanipulasi semua orang agar ia makin dekat dengan Felix. 

Oliver berbohong tentang latar belakang keluarganya dengan berpura-pura menjalani kehidupan yang tidak beruntung dan mengarang cerita tentang kematian ayahnya dan ibunya yang pecandu. 

Kebohongan itu berhasil menarik simpati Felix, yang kemudian mengundangnya untuk menginap di Saltburn selama liburan musim panas.

Oliver menjadi seorang penipu patologis yang menyeramkan dengan konsistensi dalam perilaku manipulatifnya.

Adegan-adegan yang divisualisasikan secara nyata dan menegangkan membuat kengerian penonton semakin meningkat seiring berjalannya film.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore