
Kunto Aji saat tampil di depan penonton Joyland Festival 2022 di Bali yang berlangsung akhir pekan lalu. (Dokumen Joyland Festival 2022)
JawaPos.com – Kabar diizinkannya konser berskala besar oleh Presiden Joko Widodo menjadi angin segar bagi para pelaku industri musik tanah air. Sederet musisi lokal mulai berbondong-bondong merencanakan tur. Solois asal Jogjakarta Kunto Aji salah satunya.
Sayang, pelantun lagu Mercusuar itu belum siap membeberkan informasi detail terkait dengan rencananya. Yang pasti, tur tersebut akan berlangsung di tujuh kota di Indonesia. ”Salah satunya Jakarta,” ujar Kunto pekan lalu.
Rencananya, tur dimulai pada pertengahan tahun ini. Kunto memastikan bahwa para penggemarnya mendapat suguhan yang berbeda dari penampilannya nanti. Disinggung perihal konsep tur yang diusung pihaknya, dia memilih tetap merahasiakan.
”Intinya, akan ada sesuatu yang baru dan dilaksanakan dalam waktu dekat,” kata Kunto. Namun, yang pasti, dia akan melibatkan musisi-musisi daerah dari tiap kota yang didatangi.
Sebab, Kunto ingin mengenalkan sekaligus mendompleng nama mereka yang bisa dibilang kurang terekspos publik. Padahal, bakat bernyanyi atau bermusik mereka tak kalah apik dengan musisi terkenal di ibu kota.
”Jadi, nanti saya nggak akan bawa atau ngajak teman-teman saya. Karena mereka (musisi daerah, Red) juga harus maju,” ujar Kunto.
Rekan duet Nadin Amizah dalam lagu Selaras itu mengungkapkan, rencana tur luar kota tersebut sebetulnya sudah digodok timnya sejak tahun lalu. Saat ini persiapan tur hampir rampung. Baik dari segi teknis, sumber daya manusia, maupun elemen lainnya.
”Mungkin sekitar 70 persen ya. Karena memang tinggal matengin aja sih,” papar penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2008 itu.
Awalnya, Kunto ingin melangsungkan tur dengan kapasitas 100–200 orang. Selain karena keterbatasan aturan terkait dengan pandemi Covid-19, dia ingin menggelar acara secara intim dengan penggemarnya. Namun, tidak tertutup kemungkinan jumlah tersebut bertambah seiring berjalannya waktu.
Termasuk tambahan kota yang akan didatanginya. Apalagi, kasus persebaran Covid-19 mulai mereda. Presiden Jokowi pun telah memberikan lampu hijau digelarnya festival atau konser.
”Nah, iya. Alhamdulillah banget, kami jadi berpikir untuk ngubah (konsep, Red) lagi. Karena sekarang (peraturan, Red) juga udah banyak yang berubah kan,” tuturnya. Kunto pun menyarankan pemerintah pusat menyeragamkan regulasi untuk kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan massa.
Sebab, tidak sedikit penyelenggara maupun penonton yang kecewa karena acaranya batal dilaksanakan lantaran terbentur aturan. Padahal, tak jarang aturan tersebut justru tidak berlaku di kota lain.
”Maunya ya diseragamkan lah walau ada otonomi masing-masing. Kan mereka (penyelenggara, Red) sudah mengupayakan kondisinya,” tutur Kunto.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
