
ILUSTRASI FILM HOROR - BASE Entertainment for JAWA POS
Photo
CATAT SEJARAH: Salah satu adegan dalam Perempuan Tanah Jahanam. Film ini meraup 17 nominasi FFI 2020, terbanyak sepanjang sejarah. (BASE Entertainment for JAWA POS)
Sukses secara komersial dan estetik yang diraup Danur, Pengabdi Setan, dan kini PTJ itu pun kian meyakinkan para produser pada kekuatan film horor. Danur, misalnya, oleh MD Pictures dijadikan franchise dengan berbagai judul film.
MD Pictures juga makin aktif memproduksi film horor dengan bujet lebih tinggi daripada Danur yang kata Awi bujetnya lebih rendah daripada film drama atau komedi MD Pictures. Salah satunya KKN di Desa Penari yang syutingnya berlangsung awal tahun ini. Bujet film tersebut mencapai sekitar Rp 15 miliar. Sebagian besar dialokasikan untuk production value atau hal-hal yang menunjang proses produksi dan visual.
Shanty Harmayn, produser BASE Entertainment yang memproduksi PTJ, menyebutkan, kesuksesan PTJ memperlihatkan betapa besar potensi horor jika digarap dengan serius. ”Film horor bisa juga dijadikan sarana untuk menyampaikan komentar tentang kemanusiaan atau kritik sosial,” tuturnya.
Pengabdi Setan, film terlaris Indonesia 2017, juga jadi semacam patokan standar bagi Sunil Samtani dari Rapi Films yang memproduksi film tersebut untuk pembuatan film-film horor berikutnya. ”Selain lihat kemampuan filmmaker, kami lihat dari ide ceritanya dulu. Kalau masih meragukan atau biasa, ya tidak bisa diproduksi,” kata Sunil.
Paul juga meyakini masa depan cerah menanti film horor Indonesia. Layanan tontonan digital OTT (over the top) seperti Netflix, Iflix, dan Disney membuka tangan mereka lebar-lebar dalam beberapa tahun terakhir. Setidaknya ada dua alasan yang menguatkan keyakinan Paul tersebut.
Photo
SUKSES: Adegan yang dimainkan Asmara Abigail dalam Perempuan Tanah Jahanam. (BASE Entertainment for JAWA POS)
Pertama, film horor Indonesia sudah mulai dikenal publik global sebagai sebuah karya film yang unik, yang berbeda dengan yang diproduksi Amerika. Faktor ”dikenal” itu menjadi modal yang dapat menggerakkan pelaku industri film, termasuk pemerintah, melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, untuk melakukan penetrasi lebih intens. Kedua, Nusantara memang begitu kaya dengan budayanya, termasuk potensi naratif yang berkaitan dengan kisah-kisah atau mitos-mitos horor.
”Dari Clifford Geertz, antropolog Amerika, kita bahkan mengetahui bahwa kisah-kisah hantu perdesaan itu berkaitan erat dengan sistem sosial masyarakat dalam penegakan kultur harmoni. Kisah-kisah seperti itu, menurut saya, tidak hanya dilihat sebagai kisah-kisah nonsense, tetapi berhubungan dengan sikap penghormatan terhadap alam semesta,” jelasnya.
Dari kelebatan sosok di tengah malam, pintu yang berderik, dan bulu kuduk yang tiba-tiba merinding, semua tahu kini betapa film horor Indonesia telah naik kelas. Betapa besar potensi yang dimilikinya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=jPeBAC17ruQ

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
