
Kapten Tim J Gaby (kiri) berbicara usai mendapat tugas baru menjadi Wakil Kapten JKT48 dari Beby (kanan). (DentsuXEntertainment for JawaPos.com)
JawaPos.com – Keputusan mengejutkan disampaikan oleh Kapten JKT48 Beby Chaesara Anadila, Minggu (22/12) malam. Tepat di penghujung perayaan ulang tahun JKT48 ke-8 di Tunjungan Convention Center, Surabaya, dia mengumumkan kelulusan. Lulusnya Beby, membuat generasi pertama di grup idola itu menyisakan Gaby dan Frieska yang sama-sama di Tim J.
Pada malam itu, Beby juga mengumumkan bahwa Gaby yang saat ini menjadi Kapten Tim J akan menjadi Wakil Kapten JKT48. Lantas, apa yang membuat Beby berpikir bahwa ini adalah waktunya untuk lulus dari JKT48? Apa yang akan dilakukan Beby setelah lulus nanti? simak wawancara khususnya bersama Dhimas Ginanjar berikut ini:
Tidak disangka, kamu mengumumkan kelulusan bertepatan dengan konser ulang tahun.
Iya, baru mengumumakan kelulusan dari JKT48 tepat di konser ulang tahun. Timing juga hasil diskusi dengan manajemen. Mungkin, karena aku sebagai kapten JKT48, pengumuman kelulusannya akan lebih baik jika di hadapan semua member dan banyak fans yang menyaksikan.
Di atas panggung, kamu mengatakan sudah menjalani semua yang bisa dijalani di JKT48, apakah ada keinginan untuk bergabung dengan manajemen JKT48?
Sejujurnya setelah lulus nanti, sejauh ini nggak ada planning ke arah sana. Mungkin dari fans yang lebih mendorong untuk gabung JOT (JKT48 operational Team) saja. Jadi, nanti aku masih punya andil di JKT48. Bisa dilihat lagi flow-nya sampai kelulusan nanti. Jika tidak masuk JOT pun, aku berjanji tetap memantau, memberi saran, dan turut mempromosikan JKT48. Meski di luar sana, JKT48 tidak akan aku lupakan
Momen apa yang membuat Beby berpikir bahwa ini saatnya untuk graduate?
Sebenarnya, saat terpilih jadi center UZA aku merasa wow. Itu sudah menjadi posisi tertinggiku selama di JKT48. Lalu, aku masih bertanya-tanya apa yang ingin lagi aku capai, kan ketika jalani sesuatu harus ada target supaya semangat menjalaninya.
Setelah itu, jadi kapten JKT48. Dan semenjak mengemban tugas menjadi kapten, sebenarnya berat meninggalkan JKT48. Tapi, setelah melihat para junior-junior, meskipun standar perform-nya masih banyak yang perlu di-improve, tapi mereka mampu menarik banyak fans untuk mendukung perkembangan mereka.
Mungkin, saatnya merekalah yang akhirnya memajukan JKT48. Dan mereka yang membuat JKT48 bisa bertahan. Sedangkan aku, secara pribadi, targetku di sini sudah cukup. Aku rasa pengalaman yang aku dapat sudah sangat banyak. Aku cukup berprestasi jadi ya mungkin kayak sudah waktunya saja.
Selain itu, dari dulu aku punya tujuan untuk graduate saat berada di posisi tertinggi. Dalam arti semua target tercapai. Banyak prestasi yang aku capai di JKT48. Jadi ketika aku meninggalkan JKT48, aku meninggalkan kesan yang baik. Pengalaman yang baik. Jadi orang akan mengingat perjalananku.
Di sisa waktu bersama JKT48, PR apa yang ingin kamu selesaikan di grup ini?
Karena momennya tepat dengan rilisnya single orisinal, aku menekankan untuk promosi besar-besaran. Apalagi, setelah kemarin (MInggu 22/12) dibawain, banyak yang bilang lagunya enak banget. Kalau lagunya enak tapi kitanya tidak berusaha memperdengarkan lagu itu ke orang banyak, ya percuma.
Selain itu, dengan konsep One for all (pengganti Reboost) itu memang harus benar-benar dilakukan. Meski member-nya banyak, berbeda tim, aku harus berusaha supaya secara internal menyatu. Supaya saat dilihat fans, tidak lagi membanding-bandingkan dengan yang lain. Sebab, kita adalah satu.
Dengan lulusnya kamu, generasi pertama tinggal Gaby dan Frieska. Apa harapanmu untuk mereka?
Mereka berdua ini member yang sangat sayang banget dengan JKT48, itulah kenapa mereka bisa bertahan sampai sekarang. Selagi mereka masih ada, aku harap rasa sayang itu bisa disuarakan untuk member yang lain juga. Supaya junior-junior juga bisa sayang dengan JKT48. Selain itu, semoga mereka bisa mendapat pencapaian lebih tinggi lagi selama di JKT48
Apa yang membuat kamu yakin bahwa Gaby adalah penerus yang tepat?
Menurutku, selagi masih ada generasi pertama, dan Gaby sudah punya pengalaman sebagai kapten Tim J, menurtku dia pantas jadi kapten JKT48 untuk menggantikan aku. Saat ini, yang tahu perjuangan JKT48 sejak awal ya kita-kita ini.
Yang tahu naik turunnya perkembangan JKT48, konsep awalnya, ya para pionir-pionir ini. Jadi, Gaby pantas. Dia juga tipikal yang gampang berbaur dengan siapapun. Dia bisa jadi pemimpin yang baik. Friendly. Tidak bikin orang takut dengan dia. Semua bisa sharing dengan Gaby.
Apa tugas untuk Gaby saat menjadi wakil, apakah hanya memastikan proses transisi dari kamu ke dia nanti berjalan mulus?
Jika sebelumnya sebagai kapten Tim J, hanya fokus dengan Tim J. Sekarang jadi wakil kapten, turut melihat JKT48 secara keseluruhan. Nggak boleh subyektif ke timnya saja. Selain itu, iya ke proses transisi juga. Melihat Bagaimana aku memimpin JKT48 dan ngasih masukan yang bagus.
Tugas apa yang belum selesai dan nanti harus diteruskan oleh Gaby?
Sebenarnya setiap masa jabatan kapten JKT48 ada eranya tersendiri. Seperti saat zamannya Melody, masih awal-awal JKT48. Bagaimana Melody harus menegaskan seperti apa konsep JKT48 sebenarnya. Lalu, masuk masa-masa Reboost, dan industri musik yang saat itu juga lagi turun.
Saat aku menjabat, sedang masa regenerasi besar-besaran. Banyak member senior yang memutuskan graduate. PR-ku memang lebih mengayomi anak-anak junior supaya mereka bisa meneruskan jejak senior dengan baik. Era Gaby, belum tahu. Apakah saat memimpin nanti benar-benar akan memipin para junior saja atau bagaimana.
Apa tugas berat JKT48 di tahun ke delapannya?
Mungkin sejauh ini banyak yang berpikir, JKT48 masih ada nggak tuh. Banyak yang mengira kita sudah lenyap. Jadi, aku pingin semua orang, semua masyrakat di Indonesia tahu kalau kita masih eksis banget sampai saat ini. Bisa dibuktikan lewat single orisinal nanti.
Apa rencana kamu setelah lulus dari JKT48?
Setelah lulus nanti aku nggak punya satu planning pasti. Ada banyak banget dan bercabang. Jadi, nanti ketika mendekati last show, aku lihat mana yang paling possible dilakukan duluan. Misalnya, aku kerja di kantoran sesuai bidang kuliahku, psikologi. Atau mungkin, aku lanjutin S2. Mungkin juga buka bisnis, atau ambil kerjaan di dunia entertainment dan juga ngelakuin hobi-hobiku. Seperti ikut event lari. Belajar nyetir hehehe… Belajar diving. Aku punya banyak hal yang ingin dilakukan. Banyaklah pokoknya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
