
Penampilan Tim Senbatsu JKT48 saat membawakan single terbaru yang berjudul High Tension. Lagu itu merupakan single ke-46 milik AKB48 yang dirilis pada November 2016.
JawaPos.com – Setelah 7 tahun eksis di dunia hiburan Indonesia, JKT48 segera memiliki single orisinal. Kepastian itu disampaikan manajemen saat perayaan hari ulang tahun JKT48 ke-7 di Balai Sarbini, Sabtu (22/12) malam. Memang belum diketahui kapan pastinya single orisinal itu rilis, namun dipastikan pada 2019.
Seperti diketahui, yang dinyanyikan JKT48 selama ini adalah terjemahan dari lagu milik 48 Grup. Terutama, milik kakak mereka, AKB48. Keinginan munculnya single orisinal JKT48 sudah sejak lama. Termasuk saat Februari 2015 ketika mereka menggelar konser dengan AKB48. Saat itu, GM AKB48 Yokoyama Yui ingin menggunakan posisinya untuk merealisasikan single orisinal tersebut.
Usai 7th Anniversary, Kapten JKT48 Shania Junianatha mengatakan kalau member juga belum punya pengetahuan yang mendalam terkait single orisinal itu. Katanya, itu benar-benar kejutan. Itulah kenapa, Shania belum bisa memberikan banyak informasi terkait single orisinal itu.
’’Masih belum tahu, tadi itu benar-benar kejutan,’’ kata Shania. Dia juga belum memiliki petunjuk sama sekali, apakah single orisinal JKT48 itu akan dikerjakan oleh Yasushi Akimoto seperti lagu milik 48 Grup pada umumnya, atau oleh musisi Indonesia.
Begitu juga dengan timelinenya. Shania belum ada informasi. Malah, dia sendiri tidak yakin apakah nanti bisa menyumbangkan suara atau tidak. Seperti diketahui, Shania sudah menyampaikan kelulusannya dari JKT48. ’’Mungkin tidak ikut (membawakan single orisinal),’’ katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, ada harapan agar single itu dibuat sesuai dengan cita rasa Indonesia. Yakni, memiliki nada maupun lirik yang mudah diingat seperti Baby! Baby! Baby!, Heavy Rotation maupun Aitakatta. Namun, tidak menghilangkan unsur 48 grup yang ceria dan memberikan semangat.
’’Yang penting ceria, gampang dinyanyiin. Seperti i love you baby… baby… baby. Atau, I want you… I need you.. lalu Aitakatta, aitakatta itu gampang. Di telinga awam itu lebih mudah didengernya,’’ imbuh Shania.
Bagaimana dengan genre musiknya, apakah tetap harus bernuansa J-Pop? Ikha yang saat single orisinal keluar sudah menjadi eks member JKT48 menyebut tidak harus. Dari kaca mata sebagai orang luar, Ikha justru menyebut single orisinal nanti harus Indonesia banget.
’’Kalau aku sih, dangdut. Sebab, Indonesia terkenalnya dangdut,’’ ujarnya. Shania lantas menimpali usulan Ikha itu. Menurutnya, bisa juga jika JKT48 membawakan dangdut. ’’Lagi zaman juga sih, dangdut koplo,’’ imbuh Shania.
Menurut Ikha, akan unik kalau para member menyanyikan lagu bernuansa dangdut. Apalagi, membawa nama JKT48 yang identik dengan budaya Jepang. ’’Nyanyinya seperti Heavy Rotation, tapi ini dangdut. Bakal beda gitu, 16 orang nyanyi dan nari lagu dangdut,’’ tutupnya.
Nah, bagaimana menurut para penggemar? Apakah JKT48 lebih baik membawakan lagu bernuansa dangdut atau J-Pop?

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
