
Sayaya saat menyanyikan Candy di pertunjukan Dewi Teater oleh Tim T, Rabu (3/10)
JawaPos.com – Senyum Kawamoto Saya di pertunjukan Dewi Teater oleh Tim T di Teater JKT48, Rabu (3/10) terus mengembang. Meski harus beradu dengan keringat yang menetes, Sayaya terus tersenyum ke arah penggemar. Member pertukaran member dari AKB48 ke JKT48 itu terlihat sangat enjoy saat tampil bersama Tim T.
Saat sesi MC tiba, Sayaya yang berdiri di sisi kiri panggung teater memperkenalkan diri dengan Bahasa Indonesia. Belum terlalu lancar. Tetapi, fans mengapresiasi dengan memberikan tepuk tangan dan memanggil nama Sayaya dengan keras. Topik MC malam itu adalah, jika bekerja sebagai Staff JKT48, ingin jadi apa.
’’Hair make up,’’ jawab Sayaya cepat. Gadis Hokkaido yang berulang tahun tiap 31 Agustus itu ingin menjelaskan kenapa ingin jadi seorang hair make up. Sayaya berusaha menjelaskan dalam Bahasa Indonesia. Tetapi kesulitan. Dia sempat mencoba menjelaskan pakai Bahasa Inggris dalam beberapa kata.
’’Suka,’’ kata Sayaya sembari memberi gerakan sedang menata rambut. Jawaban singkat itu sekaligus menutup upaya dia untuk memberikan penjelasan. Meski demikian, fans tetap memberikan sorakan sebagai balasan atas upaya itu.
Ditemui usai pertunjukan, Sayaya memang mengakui kalau bahasa menjadi kendala utama berkomunikasi. Meski waktu untuk program pertukaran member itu hanya sebulan, dan berakhir Oktober ini, Sayaya tetap ingin belajar Bahasa Indonesia.
’’Itu jadi tantangan dan hambatan tersendiri. Bagaimana juga ingin komunikasi, tetapi terbatas bahasa. Sekarang sudah bisa meski dikit dan berusaha saat MC,’’ jelas Sayaya.
Untuk saat ini, komunikasi Sayaya dengan member Tim T dibantu oleh Ayana Shahab. Kapten Tim T lancar berbahasa Jepang karena keturunan Jepang dari ibunya. ’’Selain dibantu Ayana, pakai Google Translate. Tukar handphone. Anak Tim T baik-baik,’’ ujarnya.
Kata Sayaya, salah satu yang disuka dari Tim T adalah, para membernya suka berusaha mengajak komunikasi dengannya. Melati kata dia suka memberi tahu berbagai kosa kata yang lucu seperti bocah kentang. Lantas, Pucchi yang suka banget dengan budaya Jepang. ’’Dia sedikit bisa ngomong Bahasa Jepang,’’ jelas Sayaya.
Beruntung, meski susah berkomunikasi, Sayaya mengaku tidak pernah jadi korban jahil teman-temannya. Sayaya senang, waktu singkatnya di Jakarta dikelilingi orang-orang yang ramah. Termasuk para penggemar yang kerap meneriakkan namanya.
’’Banyak yang menyapa, dan aku ingin selalu membalas mereka. Setidaknya, senyuman,’’ kata Sayaya yang juga member Tim 4 AKB48 itu.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
