Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 31 Maret 2018 | 15.20 WIB

5 Film Indonesia Favorit Rio Dewanto

Rio Dewanto saat berkunjung ke Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan. - Image

Rio Dewanto saat berkunjung ke Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan.

JawaPos.com - Aktor Rio Dewanto menilai film Indonesia tidak kalah bagus dari film luar negeri. Baik dari segi cerita, penggarapan, maupun pemain. Buktinya dia memiliki sederet film nasional favorit sepanjang masa.


Dalam momen Hari Film Nasional 2018 ini, Rio Dewanto membeberkan lima film Indonesia favoritnya untuk pembaca JawaPos.com.


Berikut 5 Film Indonesia Favorit Rio Dewanto;


1. Pintu Terlarang


Pintu Terlarang merupakan film horor garapan Joko Anwar yang dirilis pada tahun 2009 silam. Film tersebut dibintangi antara lain oleh Fachri Albar, Marsha Timothy, Ario Bayu, Tio Pakusadewo, dan lainnya.


Film Pintu Terlarang diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Sekar Ayu Asmara. Meski di Indonesia film ini dianggap kurang sukses, namun di tingkat internasional film tersebut mendapat sambutan baik.


"Dari segi artistik dan cerita gue sangat suka," kata Rio Dewanto.


2. Istirahatlah Kata-kata


Istirahatlah Kata-Kata adalah garapan sutradara Yosep Anggi Noen yang dirilis secara komersil pada awal 2017. Film ini menceritakan pelarian Wiji Thukul menjelang tumbangnya pemerintahan Orde Baru. Latar belakang peristiwa di dalamnya, yakni saat penyair asal Solo itu bersembunyi di Pontianak.


Wiji Thukul diperankan oleh Gunawan Maryanto, seorang aktor dari Teater Garasi Yogyakarta. Pemain lain yang terlibat dalam film ini di antaranya Marissa Anita sebagai Sipon istri Wiji Thukul, dan Melanie Subono sebagai istri Martin, aktivis yang memfasilitasi Wiji selama bersembunyi di Pontianak.


"Subliminal messages di dalamnya  banyak banget, trus secara directing juga berbeda, punya karakter tersendiri, akting Gunawan wah bagus," puji Rio Dewanto.


3. Siti


Siti sukses menjadi Film Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2015. Film besutan sutradara Eddie Cahyono itu diputar di bioskop pada Januari 2016.


Sang produser, Ifa Isfansyah, menyatakan bersyukur film berformat hitam putih itu bisa diterima dengan baik. Siti kali pertama tayang di Jogja-Netpac Asian Film Festival 2014 silam.


Film Siti merupakan karya yang membawa cerita sederhana. Dibintangi Sekar Sari, Bintang Timur, dan Haydar Saliz, film tersebut mampu menyabet berbagai penghargaan bergengsi di luar maupun di dalam negeri.

Editor: Novianti Setuningsih
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore