
Para member JKT48 saat Melody menyampaikan kelulusannya di konser Request Hour 2017. Meski lulus, Melody tetap di JKT48 sampai Maret 2018.
JawaPos.com – Konser Request Hour JKT48 Best 30 kembali menjadi pintu bagi member grup idola itu untuk mengumumkan kelulusan. Setelah Haruka Nakagawa memanfaatkannya pada konser 2016, kini giliran Melody Nurramdhani Laksani, Sabtu (4/11). Dia mengumumkan lulus dari JKT48 dengan pertunjukan terakhir pada Maret 2018.
Pengumuman mengejutkan itu dilakukan Melody saat konser 30 lagu terbaik JKT48 pilihan penggemar akan berakhir. Tepatnya, setelah encore lagu pertama yakni Pesawat Kertas 365 Hari. Sebelum benar-benar menutup konser dengan lagu kedua, Melody mengambil alih panggung untuk berbicara.
Awalnya, Melody menyinggung soal awal bergabung dengan JKT48. Saat dia belum memahami bagaimana dunia idol tempatnya berkarir pada akhir 2011. Itu adalah tahun saat JKT48 untuk kali pertama diperkenalkan ke dunia hiburan tanah air. ’’Aku mulai tahu dan belajar banyak seperti apa dunia idol itu,’’ katanya.
Saat itu disampaikan, fans yang memadati Balai Sarbini belum semua paham kalau itu pembuka dari kelulusannya. Tempat konser yang awalnya sunyi karena Melody bicara, perlahan mulai riuh. Tepat setelah Melody menyampaikan ucapan terima kasih atas berbagai dukungan.
’’Aku mengucapkan terima kasih banyak untuk dukungan kalian. Baik itu langsung maupun tidak langsung. Bagiku selama di JKT48, idol itu tidak ada artinya tanpa fans,’’ ucapnya.
JawaPos.com yang berada di sisi kanan panggung, mendengar dengan jelas beberapa penggemar yang mulai menebak arah omongan itu. Bahkan, ada yang berharap agar Melody tidak mengucapkan kata sakral. Yakni, mengumumkan kelulusan di atas panggung Request Hour Best 30 2017.
Wajar ada penggemar yang berharap seperti itu. Sebab, Melody selama ini dikenal sebagai wajah dari JKT48. Gadis Bandung itu menambahkan, perjalanan selama enam tahun bukan waktu yang singkat. Namun, keputusan harus diambil karena usianya akan memasuki 26 tahun pada 2018.
’’Aku di sini bukan untuk diri sendiri. Tapi, untuk JKT48 dan aku ingin adik-adikku bisa seperti aku. Atau lebih dari aku,’’ imbuhnya dengan suara yang terbata seperti menahan tangis.
Melody mengakui, selama perjalanan bareng JKT48 ada mimpinya yang sudah tercapai. Tetapi, diakui masih ada yang belum. Seperti mengusahakan agar JKT48 punya single original, sampai menggelar konse akbar di Stadion Utama Geloran Bung Karno (SUGBK).
’’Dengan kemampuanku dan teman-teman saat ini, itu belum tercapai. Tapi sampai detik ini, aku masih berharap impian itu akan terkabul. Meski tanpa aku,’’ ujarnya disambut sorakan penonton.
Lebih lanjut dua mengatakan, keputusan yang akan disampaikan saat itu sudah dipikirkan dejak 2 atau 3 tahun lalu. Tapi, dia berhasil memendamnya karena merasa bisa saja itu bagian dari keegoisannya. Namun untuk saat ini, dia merasa waktu yang tepat untuk menyampaikan.
’’Jadi dengan ini, aku Melody dari Tim J dan Tim T, sekaligus GM Teater JKT48 memutuskan untuk lulus dari JKT48,’’ katanya. Fans lantas dengan kompak meneriakkan nama Melody dengan kencang. Saat itulah, dia masih punya waktu Bersama JKT48 sampai beberapa bulan ke depan.
Sebab, pertunjukan terakhirnya baru digelar pada 24 Maret 2018. Tepat, di hari ulang tahunnya ke-25. ’’Aku berharap kalian bisa hadir ya, dan dengan ini aku harap selalu bantuan dan dukungannya untuk aku dan JKT48. Terima kasih,’’ tutup Melody.
Saat Melody menyampaikan hal itu, beberapa member terlihat menangis. Namun, satu yang paling terpukul adalah Frieska. Member Tim KIII itu adalah adik kandung Melody yang sama-sama berjuang sebagai generasi pertama JKT48. Ketika tahu kakaknya mengumumkan kelulusan, dia lemas dan langsung duduk di panggung.
Teman-temannya tampak memberi semangat dan pelukan. Ketika Melody selesai mengucapkan kelulusan, Frieska mendekati dan tidak kuasa menahan emosi. Dia duduk di samping kanan kaki Melody. Saat itu, Melody mencoba untuk tenang supaya Frieska tidak terlalu bersedih.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
