Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Oktober 2025 | 07.45 WIB

Ketika Hati Manusia Jatuh Cinta pada Suara Mesin: Perjalanan Emosional dalam Film Her (2013) yang Menguji Batas Keintiman

Film Her (Dok. IMDb) - Image

Film Her (Dok. IMDb)

JawaPos.com - Her (2013) yang disutradarai oleh Spike Jonze adalah kisah yang penuh makna dan visual yang memukau tentang seorang pria yang menjalin hubungan bermakna melalui teknologi canggih. 

Berlatar di dunia yang hampir mendekati masa depan, film ini mengeksplorasi emosi manusia, koneksi, dan penemuan jati diri dengan kehangatan dan kreativitas. Dengan akting Joaquin Phoenix yang memenangkan penghargaan dan narasi yang unik. 

Berlatar tahun 2025, kisah ini berpusat pada Theodore Twombly, seorang pria introspektif dan penyendiri. Bekerja di sebuah bisnis yang unik, Theodore menghabiskan hari-harinya menulis surat-surat yang menyentuh hati bagi mereka yang tidak mampu atau enggan mengungkapkan emosi mereka secara tertulis. 

Theodore menuangkan isi hatinya ke dalam sebuah alat yang mentranskripsikan kata-katanya menjadi catatan tulisan tangan yang indah di atas kertas tulis personal, membuat setiap surat terasa autentik. 

Dikenal sebagai penulis surat #612, ia mendapati dirinya di bawah pengawasan atasannya, Paul.

Theodore berjuang melawan kesepian, setelah menjauh dari dirinya yang dulu ceria, sebagian karena beban perceraiannya yang akan datang dari kekasih masa kecilnya, Catherine. 

Satu-satunya teman hidupnya adalah sahabatnya, Amy, yang diperankan oleh Amy Adams, yang mengingat Theodore dalam versi yang lebih ceria. 

Di penghujung hari kerjanya, Theodore pulang ke apartemen yang sepi dan terlibat dalam pelarian virtual dengan sebuah video game 3D dan mencoba mengisi kekosongan emosional dalam hidupnya. 

Theodore bahkan mencari penghiburan dalam koneksi daring yang singkat, menjelajahi pertemuan-pertemuan yang aneh dan tidak konvensional, mencerminkan kerinduan mendalam akan keintiman.

Dalam upaya menemukan teman, Theodore memperoleh sistem operasi bicara inovatif yang dirancang dengan kecerdasan buatan yang mampu belajar dan berkembang.

Memilih untuk memberi OS ini identitas perempuan, kecerdasan buatan ini memutuskan untuk menyebut dirinya Samantha, yang disuarakan oleh Scarlett Johansson. 

Apa yang dimulai sebagai interaksi AI sederhana dengan cepat berubah menjadi koneksi yang mendalam, karena Samantha menunjukkan kapasitas yang mengesankan untuk pemahaman emosional dan pertumbuhan psikologis.

Samantha menjadi bagian penting dalam kehidupan Theodore, membantunya dalam mengatur dan memberikan saran-saran mendalam yang membantu meningkatkan kreativitas dan produktivitasnya di tempat kerja. 

Diskusi mereka mendalami topik-topik cinta dan perjuangan pribadi, terutama saat Theodore bergulat dengan keraguannya untuk melepaskan Catherine. 

Dengan dukungan dan dorongan tak tergoyahkan dari Samantha, ia mulai menjalani hidupnya dengan cara yang lebih memuaskan.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore