Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Oktober 2025 | 17.20 WIB

Sinopsis Janur Ireng: Film Horor Indonesia Mengisahkan Santet Mematikan di Tanah Jawa

Poster resmi film Janur Ireng yang akan tayang di bioskop 24 Desember 2025. (Dok. Cinema21) - Image

Poster resmi film Janur Ireng yang akan tayang di bioskop 24 Desember 2025. (Dok. Cinema21)

JawaPos.com - Industri film Indonesia kembali menghadirkan karya horor terbaru berjudul Janur Ireng. Diproduksi oleh MD Pictures, film ini dijadwalkan tayang mulai 24 Desember 2025. Janur Ireng menjanjikan pengalaman menonton yang penuh ketegangan, menggabungkan unsur mistis dengan konflik keluarga yang menakutkan.

Film ini diproduseri oleh Manoj Punjabi, Kimo Stamboel yang juga menjadi sutradara sekaligus penulis naskah bersama Khalid Kashogi. Kehadiran Stamboel diharapkan mampu menghadirkan cerita horor yang kompleks namun tetap menarik bagi penonton.

Sejumlah aktor dan aktris ternama turut meramaikan film ini, seperti Rio Dewanto, Marthino Lio, Ratu Rafa, Tora Sudiro, Masayu Anastasia, Karina Suwandi, Faradina Mufti, Givina, Gisellma, Dayinta, dan Vincent Sanjaya. Kehadiran mereka menghadirkan karakter yang kuat dan beragam.

Dilansir dari Cinema 21, film ini berpusat pada Sabdo (Marthino Lio) dan Intan (Ratu Rafa), dua insan yang secara mistis tidak boleh bersatu. Keluarga besar meyakini bahwa jika keduanya bersatu, mereka akan memiliki kekuatan tak terkalahkan, yang kemudian memicu konflik dengan pihak lain.

Paman mereka, Arjo Kuncoro (Tora Sudiro), ingin menguasai Sabdo dan Intan. Ia membawa keduanya ke rumah mewah keluarga Kuncoro dengan janji kekayaan dan kemewahan, namun ternyata itu hanyalah awal dari malapetaka yang menimpa mereka.

Seiring cerita berjalan, Sabdo dan Intan menyadari bahwa mereka berada dalam bahaya besar. Konflik keluarga, ambisi, dan intrik membuat ketegangan cerita semakin meningkat, membuat penonton tegang menanti nasib kedua tokoh utama.

Satu-satunya cara untuk menyelamatkan Sabdo dan Intan adalah menghadapi Janur Ireng, santet paling mematikan di tanah Jawa. Unsur mistis ini menjadi inti ketegangan film dan menonjolkan budaya lokal.

Film ini menggabungkan adegan horor supranatural dengan drama emosional. Penonton tidak hanya merasakan ketakutan, tetapi juga konflik batin para tokohnya, sehingga ketegangan terasa lebih intens.

Interaksi antara Marthino Lio dan Ratu Rafa menambah kedalaman emosional cerita. Chemistry mereka dengan pemeran pendukung seperti Tora Sudiro dan Rio Dewanto semakin memperkuat alur drama yang berpadu dengan horor.

Dari sisi produksi, Janur Ireng menonjolkan visual yang mencekam, efek suara yang menyeramkan, serta tata artistik rumah keluarga Kuncoro yang mewah namun sarat misteri. Semua elemen ini dirancang untuk membangun suasana horor yang kuat.

Selain menampilkan adegan menegangkan, film ini juga mengangkat pesan mengenai keserakahan, ambisi, dan konsekuensi dari kekuasaan yang disalahgunakan. Cerita ini mengingatkan penonton akan bahaya jika manusia tergoda oleh kekuatan yang seharusnya tidak dimiliki.

Secara keseluruhan, Janur Ireng hadir sebagai film horor yang memadukan tradisi mistis Jawa dengan konflik keluarga modern. Film ini tidak hanya menegangkan, tetapi juga menyentuh sisi emosional penonton, menjadikannya salah satu film horor yang patut ditunggu pada 24 Desember 2025. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore