Sampul jilid pertama manga 12 Suicidal Teens dan poster film adaptasi live action (Dok. MyAnimeList.net dan Asianwiki.com)
JawaPos.com - Ketika seseorang yang masih muda meninggal, orang-orang di sekitar mereka akan sangat terpengaruh atas kematian mereka. Terutama kematian yang tidak terperkirakan, seperti bunuh diri.
Dilansir dari Hopkins Medicine, masa remaja adalah masa yang penuh tekanan terhadap anak-anak. Mereka mengalami perubahan besar pada tubuh, pikiran, dan perasaan mereka. Karena itu mereka cenderung tidak dapat berpikir secara jernih.
Sehingga perubahan yang normal terjadi pada siapa pun dapat mengguncang hidup mereka. Contohnya, pindah rumah ke kota lain, perubahan pada pertemanan, perundungan, masalah di sekolah, dan lainnya.
Beberapa hal ini terjadi pada 12 remaja yang berkumpul di bangunan bekas rumah sakit. Karena itu mereka memutuskan untuk mengakhiri hidup mereka bersama-sama.
12 Suicidal Children atau 12-nin no Shinitai Kodomotachi ditulis oleh Tow Ubukata dan dipublikasi sebagai novel pada tahun 2016.
Lalu pada tahun 2017, dengan bantuan Takatoshi Kumakura, dirilis kembali sebagai manga dengan jumlah 3 volume. Jilid ketiga dirilis pada tahun 2018.
Dalam kisah ini kita akan bertemu 12 remaja yang ingin mengakhiri hidup mereka karena berbagai alasan.
Ketika kedua belas anak ini datang, mereka akan mendapatkan nomor mereka sesuai dengan urutannya.
Dari yang pertama hingga yang terakhir, ada Satoshi, Kenichi, Mitsue, Ryoko, Shinjiro, Meiko, Anri, Takahiro, Nobuo, Seigo, Mai dan Yuki.
Namun, ada orang ketiga belas. Dia seharusnya tidak ada disini, akan tetapi ia berbaring di ranjang yang seharusnya untuk orang pertama, yaitu Satoshi.
Karena orang ketiga belas ini sudah terbaring di ranjang, dua belas orang lainnya mengira ia telah meninggal.
Akan tetapi, tidak mungkin ia meninggal karena bunuh diri. Karena pertemuan ini seharusnya merupakan pertemuan rahasia yang hanya diketahui oleh dua belas remaja tersebut saja.
Pertemuan ini dirancang oleh Satoshi, dimana ia mengumpulkan anak-anak seumuran dia yang juga ingin mengakhiri hidup mereka namun tidak tahu bagaimana melalui formulir online.
Satoshi telah menyaring semua orang yang mengisi formulir tersebut, lalu ia memilih 11 dari antaranya. Lalu, siapa orang ketiga belas ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022