
Kematian Jonathan Joestar, salah satu kematian yang paling tidak terduga di anime Jojo’s Bizarre Adventure. (cbr.com)
JawaPos.com - Anime JoJo’s Bizarre Adventure merupakan animasi yang berasal dari Manga dengan nama yang sama oleh Author Hirohiko Araki. JoJo’s Bizarre Adventure memang dikenal dengan gayanya yang penuh aksi, pose ikonik, dan stand unik, tapi di balik semua itu, serial ini cukup mudah dalam membiarkan karakter utamanya bertahan hidup. Para Joestar memang sering memilih untuk mengampuni musuh-musuh kecil yang mereka hadapi, tetapi tidak akan ada ketegangan yang terasa jika tidak ada yang mati.
Namun, cerita yang baik tidak bisa selalu memberi plot armor kepada semua orang. Untuk menambah ketegangan dan emosi, Jojo tak segan dalam membunuh karakter-karakter pendukung tercinta, bahkan di saat yang paling tidak terduga. Tidak jarang kita melihat karakter yang kita suka tiba-tiba mati begitu saja dalam petualangan mereka.
Maka dari itu, mengutip cbr.com, berikut 4 kematian di anime JoJo’s Bizarre Adventure yang paling tidak terduga:
4. Muhammad Avdol (Part 3)
Muhammad Avdol sempat membuat penonton lega karena kematian dia yang muncul di awal part ternyata hanya palsu saja. Ia tampil kuat dalam pertempuran menuju Mesir, seolah-olah dilindungi oleh plot armor. Namun, perlindungan itu berakhir secara tiba-tiba dan brutal.
Seperti dalam film horor, Vanilla Ice menyerang dari kegelapan di dalam mansion milik Dio. Polnareff nyaris tewas jika bukan karena Avdol. Dalam hitungan detik, Avdol mendorong Polnareff menjauh dari serangan, mengorbankan dirinya sendiri. Hal ini terjadi dengan sangat cepat sehingga banyak penonton yang kaget dengan adegan ini.
3. Bruno Bucciarati (Part 5)
Bruno Bucciarati memiliki hubungan yang aneh dengan plot armor di Golden Wind. Di satu sisi, ia tampak memiliki plot armor tebal karena berhasil selamat dari serangan mematikan Diavolo. Namun, di sisi lain dia sebenarnya sudah mati (seperti zombie). Sebagai salah satu anggota utama tim bersama Giorno, kematiannya terasa mustahil secara naratif. Untuk alasan plot, anime ini secara unik memilih untuk membunuh tapi juga tidak membunuh Bruno sekaligus.
Ketegangan mulai terasa saat Bruno mengantarkan Trish Una ke lokasi yang ditentukan, namun momen saat Diavolo meninju dada Bruno melalui Stand-nya tetap mengejutkan. satu -satunya alasan Bruno masih bisa bergerak adalah karena Giorno memperkuat energi hidupnya, tapi secara harfiah menghidupkannya menjadi semacam “zombie”. Plot armor aneh miliki Bruno ini akhirnya habis setelah Diavolo dikalahkan.
2. Shigekiyo Yangu (Part 4)
Para penggemar hanya bisa merasa ngeri ketika Shigekiyo secara tidak segala menyegel nasibnya sendiri setelah secara tak sengaja menemukan tangan terpotong milik Kira dalam tas makanan.
Banyak yang berpendapat bahwa pertemuan kebetulan antara Shigekiyo dan Kira itulah momen paling mengejutkan, karena setelah itu, kematiannya terasa tiba-tiba. Meski begitu, tetap saja menyaksikan salah satu sekutu paling konyol dan ceria milik Josuke menjadi target pembunuh berantai seperti Kira adalah sesuatu yang mengerikan dan surealis. Shigekiyo berusaha melarikan diri, namun tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri. bahkan Stand-nya yang jinak, Harvest, tak mampu menyelamatkannya dari akhir tragis itu.
Baca Juga: JoJo's Bizarre Adventure: 6 Hal yang Harus Dilakukan agar Adaptasi Anime Steel Ball Run Sukses
3. Jonathan Joestar (Part 1)
Kematian Jonathan Joestar dalam akhir Phantom Blood menjadi salah satu yang paling tidak terduga dalam anime Jojo’s Bizzare Adventure. Sebab, pahlawan utama dalam anime biasanya tidak mati, terutama tidak di awal cerita. Memang, penggemar anime pernah melihat protagonis seperti Lelouch Lamperouge menemui ajal, namun kematian seperti itu biasanya dibangun dengan alasan kuat dan penyelesaian naratif yang jelas. Jonathan sebaliknya, Ia wafat hanya beberapa episode setelah cerita dimulai, dan kematiannya sama sekali bukan bagian dari rencananya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
