Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Maret 2025 | 03.45 WIB

Dari Death Note sampai Tokyo Ghoul: 10 Anime yang Hampir Sempurna, tapi Gagal di Ending

Anime Tokyo Ghoul. (Wallpapersden)

 

JawaPos.com – Tidak semua anime yang memulai dengan gemilang bisa menutup cerita dengan anggun. Beberapa justru tersandung di akhir, meninggalkan rasa kecewa yang mendalam bagi para penggemarnya.

Dikutip dari Screen Rant, ada sepuluh anime yang sebenarnya punya potensi besar untuk jadi karya legendaris, tapi akhirnya justru fumble the bag (menghancurkan semuanya) di menit-menit terakhir.

Entah karena kehabisan sumber cerita, masalah produksi, atau keputusan naratif yang aneh, semuanya punya akhir yang tak sepadan dengan awalnya. Berikut daftarnya:

10. Death Note (2006)

Anime klasik yang masih jadi gerbang masuk bagi banyak penonton baru. Namun, setelah karakter L tewas, tensi cerita berubah drastis.

Pergantian ke tokoh Near membuat cerita terasa kurang greget. Versi animenya pun memberi Light Yagami akhir yang dramatis, berbeda dari versi manga yang justru lebih menyedihkan.

9. Platinum End

Ceritanya penuh ambisi sejak awal, namun akhir cerita malah menjatuhkan segalanya. Ketika sang protagonis justru memilih mati dan mengakhiri seluruh kehidupan di Bumi, pesan moral yang coba disampaikan jadi terasa absurd dan nihil.

8. Fullmetal Alchemist (2003)

Karena manganya belum rampung saat itu, sang kreator meminta studio untuk bikin akhir cerita sendiri.

Sayangnya, arah cerita yang dibuat justru melenceng dan akhirnya dibayangi oleh versi Fullmetal Alchemist: Brotherhood yang tayang tahun 2009 dengan adaptasi lebih setia pada manga.

7. Darling in the Franxx (2018)

Anime ini juga tak luput dari kritik. Meski sempat menjanjikan di awal, paruh keduanya terasa terlalu dipaksakan dan terburu-buru.

Penggabungan kisah cinta, aksi, dan mecha tak berjalan mulus, apalagi dengan fan-service yang terlalu berlebihan.

6. Wonder Egg Priority (2021)

Produksi yang bermasalah juga merusak Wonder Egg Priority, episode ke-8 bahkan digantikan oleh episode rekap karena tidak selesai tepat waktu.

Narasi yang awalnya kompleks dan emosional berubah jadi tidak fokus dan akhirnya mengecewakan.

5. Soul Eater (2008)

Soul Eater juga bernasib serupa. Adaptasi anime-nya terlalu cepat mengejar akhir cerita karena kehabisan materi manga.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore