Cuplikan anime Sakamoto Days yang tayang di Netflix. (Netflix)
JawaPos.com – Petualangan mantan pembunuh bayaran Taro Sakamoto belum berakhir. Setelah sukses menutup Part 1 dengan pertarungan tegang di kasino bawah tanah melawan Wutang, anime Sakamoto Days dipastikan kembali dalam Part 2 pada Juli 2025, eksklusif di Netflix.
Anime adaptasi manga karya Yuto Suzuki ini telah mencuri perhatian penggemar sejak episode pertamanya tayang global pada 11 Januari 2025.
Part 1 terdiri dari 11 episode yang tayang mingguan setiap Jumat, mengikuti format anime ongoing berlisensi Netflix, bukan rilis sekaligus seperti serial orisinal platform tersebut.
Meski belum ada tanggal pasti, Netflix telah merilis key visual baru yang memperlihatkan aura lebih serius dan kelam.
Gambar tersebut menandakan eskalasi konflik, terutama setelah Sakamoto, Lu, dan Shin terlibat dalam pertaruhan berbahaya di dunia kriminal bawah tanah yang dipenuhi jebakan psikologis dan pertarungan brutal.
Salah satu kekuatan Sakamoto Days versi anime adalah gaya penyutradaraannya yang dinamis dan penyuntingan adegan yang cermat. Namun, adaptasi dari manga ke layar kaca membawa sejumlah perbedaan menarik—terutama dalam arc kasino yang menjadi penutup Part 1.
Dalam manga, ketegangan saat Wutang menantang kelompok Sakamoto digambarkan lebih verbal dan penuh reaksi karakter.
Misalnya, Lu dalam manga terlihat memarahi Shin karena menerima taruhan Wutang tanpa berpikir, sedangkan adegan itu dihapus di anime. Bahkan, reaksi emosional terhadap hasil permainan poker pun dipangkas, membuat tensi menjadi lebih subtil dalam versi anime.
Sebaliknya, adegan seperti bola roulette yang bergulir diperpanjang untuk menambah ketegangan, dan gerakan Wutang dibuat lebih dramatis.
Saat dia menarik kartu dari tangan Sakamoto, alih-alih jatuh dari kursi seperti di manga, versi anime menggambarkannya terguling hingga menabrak dinding—sebuah penyesuaian yang memperkuat unsur komedi sekaligus kecepatan aksi.
Perbedaan lainnya muncul di penghujung episode ketika Wutang menyebut nama Slur. Dalam manga, Sakamoto langsung teringat pada ucapan Nagumo, temannya sesama mantan pembunuh. Namun di anime, ia hanya mengingat simbol "X" yang menjadi ciri khas organisasi misterius tersebut.
Anime juga menambahkan adegan orisinal seperti nenek pelanggan toko yang dilayani Wutang—memberi nuansa slice of life yang lebih hangat di tengah cerita penuh adrenalin.
Lokasi fasilitas tahanan tempat empat narapidana berbahaya ditahan pun digambarkan berbeda, menciptakan atmosfer yang lebih sinematik dibandingkan panel manga-nya.
Dengan masuknya karakter baru seperti Gaku, anggota kelompok kriminal Slur yang diperankan oleh Koki Uchiyama, Part 2 menjanjikan eskalasi konflik dan aksi yang lebih gila.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
