Pokemon Horizons. (Zerochan)
JawaPos.com – Pokémon Horizons, seri terbaru dari waralaba Pokémon, akan melangkah ke arah yang tak pernah ditempuh sebelumnya: timeskip alias lompatan waktu.
Setelah 90 episode bersama Liko dan Roy, anime ini siap memperlihatkan karakter utamanya tumbuh dewasa—baik secara fisik maupun emosional.
Langkah ini menciptakan momen bersejarah dalam dunia Pokémon, karena selama lebih dari dua dekade, protagonis legendaris Ash Ketchum tak pernah diberi kesempatan yang sama.
Selama 25 musim, usia Ash tidak pernah berubah dari 10 tahun. Dunia tempat ia hidup pun disebut berada dalam “musim panas abadi”—sebuah metafora naratif yang secara eksplisit menjaga status quo dan membekukan waktu.
Dilansir dari Screenrant, keputusan untuk tidak menua-kan Ash bukan tanpa alasan. Salah satu tokoh kunci di baliknya adalah Kunihiko Yuyama, sutradara lama anime Pokémon.
Dalam dokumen internal yang bocor tahun lalu—dikenal sebagai Teraleak—terungkap bahwa Yuyama sangat menolak ide menua-kan Ash.
Menurut Yuyama, Ash adalah “petualang abadi” yang bukan ditakdirkan untuk “mencapai sesuatu,” melainkan untuk terus mengejar petualangan tanpa akhir.
Bahkan kemenangan Ash di Liga Alola pun sempat ia tolak. Visi ini jelas membentuk karakter Ash sebagai simbol kekal masa kecil, tempat semua petualangan dan mimpi tetap hidup selamanya.
Namun semua berubah sejak Yuyama mengundurkan diri dari peran kreatif utama. Inilah yang membuka jalan bagi Pokémon Horizons—yang sejak awal dirancang berbeda.
Berbeda dengan era Ash, Pokémon Horizons memang dibuat untuk menunjukkan pertumbuhan nyata karakter. Produsernya ingin menciptakan protagonis yang bisa “berkembang secara mental dan fisik selama tiga tahun,” sebagaimana tertulis dalam dokumen internal.
Dengan timeskip yang akan datang, Liko dan Roy akhirnya bisa menunjukkan transformasi fisik—bukan hanya perkembangan emosional yang sudah mulai terlihat sejak episode-episode awal.
Hilangnya sosok mentor seperti Friede juga mendorong dua protagonis muda ini untuk mulai bertindak sendiri, membuat keputusan besar, dan menghadapi dunia dengan cara baru.
Langkah ini menunjukkan bahwa Pokémon Horizons benar-benar ingin membuka babak baru dalam narasi Pokémon, yang lebih matang dan bebas dari beban masa lalu.
Tidak semua penggemar menyangka bahwa Pokémon akhirnya akan berani melanggar “aturan suci” tentang waktu yang tak bergerak.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
