Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 September 2024 | 03.22 WIB

Sinopsis Film Animasi Ferdinand, Suka Duka Kehidupan Seekor Banteng

Film Ferdinand (IMDb) - Image

Film Ferdinand (IMDb)

JawaPos.com – Ferdinand merupakan film Animasi yang dirilis pada tahun 2017 dan diproduksi oleh 20th Century Fox Animation. Film ini diadaptasi dari buku anak-anak berjudul The Story of Ferdinand karya Munro Leaf.

Dikutip dari IMDb, Kisah dimulai saat di Spanyol Ada seekor anak banteng bernama Ferdinand. Anak banteng tersebut tinggal bersama anak-anak banteng lain di "Casa del Toro" milik Señor Moreno.

Casa del Toro merupakan tempat para banteng dilatih untuk pertunjukan adu banteng. Ferdinand merupakan seekor banteng yang mudah menyerah dan mencintai bunga. Hal itu membuatnya menjadi seekor banteng buangan di antara anak banteng lainnya.

Valiente, Guapo, dan Bones. Seorang matador datang, dan sang pemilik para banteng itu bertarung untuk membuatnya terkesan.

Pemilik Ferdinand Valiente tidak dengan sengaja menghancurkan bunga favorit Ferdinand.

Pemilik Ferdinand tidak kembali dari arena, dan Ferdinand melarikan diri dari Casa del Toro ke sebuah perkebunan bunga milik Juan dan putrinya Nina, yang mengadopsinya.

Bertahun-tahun kemudian, Ferdinand telah tumbuh menjadi seekor banteng yang besar namun masih jinak.

Juan memutuskan bahwa Ferdinand terlihat terlalu menakutkan untuk dibawa ke Festival Bunga tahunan di Ronda seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ferdinand tetap mengikuti mereka, tetapi disengat seekor lebah dan panik, tanpa sengaja menghancurkan alun-alun kota.

Petugas pengawas hewan menganggapnya berbahaya, dan membawanya pergi sebelum Juan dan Nina dapat penjelasan.

Para petugas memutuskan untuk menyerahkan Ferdinand ke Casa del Toro, di mana ia bertemu dengan para pengganggu lamanya, Valiente, Bones, dan Guapo.

Dalam lingkungan lama Ferdinand terdapat beberapa hewan baru seperti Lupe si kambing dan dua banteng baru, Angus dan Maquina. Ferdinand mencoba melarikan diri tetapi dihentikan oleh tiga kuda Lipizzan Jerman.

Keesokan harinya, matador sombong El Primero tiba, membutuhkan seekor banteng untuk adu banteng terakhirnya sebelum pensiun.

Moreno memasukkan semua banteng ke dalam ring untuk bertarung, tetapi Ferdinand menolak untuk ambil bagian, menyebabkan serangkaian kecelakaan ketika ia mencoba membantu Guapo pulih dari pingsan yang disebabkan oleh demam panggung .

El Primero memberi Moreno dua hari untuk mempersiapkan banteng-banteng itu. Guapo dikirim ke rumah jagal, dan Valiente memberi tahu Ferdinand yang ketakutan bahwa yang bukan petarung sekarang menjadi daging.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore