Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 November 2021 | 00.12 WIB

Jemput Inspirasi dengan Membaca Buku atau Ngobrol

KOLABORASI: Endah dan Rhesa terbiasa menggarap lagu bersama agar bisa saling melengkapi. (Endah Widiastuti for Jawa Pos) - Image

KOLABORASI: Endah dan Rhesa terbiasa menggarap lagu bersama agar bisa saling melengkapi. (Endah Widiastuti for Jawa Pos)

JawaPos.com - Lirik adalah daya tarik lagu. Tidak selalu lirik dengan makna mendalam, tapi juga yang berupa untaian kata-kata lucu, unik, segar, atau biasa saja. Ada pendapat populer bahwa saat suasana hati sedang baik, pendengar lagu bisa fokus pada nada dan iramanya. Di sisi lain, ketika suasana hati sedang tidak baik, pendengar lagu berfokus pada liriknya.

Lalu, dari mana inspirasi munculnya lirik? "Ada yang tiba-tiba. Ada yang dari hasil nonton film, baca buku, atau percakapan dengan orang lain," ungkap Endah Widiastuti kepada Jawa Pos, Selasa (26/10). Musisi perempuan yang tenar dengan nama Endah itu melanjutkan, inspirasi bisa muncul kapan saja. Kadang datang dengan lancar, kadang juga macet.

Saat macet itulah, inspirasi perlu dirangsang agar datang. Caranya dengan melakukan aktivitas-aktivitas pemancing ide. Seperti membaca buku, menonton film, atau ngobrol dengan orang lain. ’’Ada juga yang dari naskah film saat mau bikin soundtrack-nya,’’ imbuh pasangan duet Rhesa Aditya dalam Endah N Rhesa itu.

Layaknya penulis, musisi punya otoritas penuh untuk mengabadikan nama-nama orang dekat dalam karya mereka. Dalam hal ini, lirik. Itu pula yang Endah dan Rhesa wujudkan dalam Liburan Indie. Lagu bernada riang itu menghadirkan sejumlah musisi dan pesohor negeri yang kebetulan punya kedekatan dengan Endah N Rhesa.

Ada Pamungkas, Kunto Aji, dan Sal Priadi dalam lirik Liburan Indie. Superman Is Dead (SID), Navicula, dan Otong Koil pun tak ketinggalan. Kepada Jawa Pos, Endah mengatakan bahwa ide itu muncul dari obrolan Rhesa dengan Vira Talisa. Di tengah perbincangan, Rhesa mendadak terpikir untuk membuat lirik yang memaradekan teman-teman mereka, lengkap dengan kebiasaan masing-masing.

’’Bunyi, rima, dan suku kata kebetulan masuk dengan notasinya,’’ ucap perempuan yang sudah 12 tahun menjadi istri Rhesa itu. Dalam proses pembuatan lirik pun, Endah N Rhesa melibatkan Vira. Itulah yang membuat nama teman-teman Vira juga muncul di Liburan Indie.

Endah menuturkan, dalam menciptakan karya yang akan dinyanyikan sebagai duet, kolaborasi dalam proses kreatif sangat penting. Karena itu, dia dan sang suami selalu menggarap lagu bersama. Apalagi, mereka masing-masing punya keunggulan.

’’Rhesa biasanya concern dengan ’bunyi’ kata atau kalimatnya. Jadi, perlu diskusi mengenai hal ini,’’ papar musikus kelahiran Palembang tersebut.

Dari begitu banyak karya Endah N Rhesa selama berkecimpung di dunia musik, Liburan Indie dan Pulang ke Pamulang mendapat tempat khusus di hati mereka. Liburan Indie unik bukan hanya karena mencantumkan nama-nama teman dekat Endah N Rhessa dan Vira, tapi juga karena tidak ada pengulangan kalimat dalam liriknya. Penyebutan nama teman-teman, menurut Endah, membuat proses kreatif pembuatan lirik kian menyenangkan.

"Kalau Pulang ke Pamulang itu lagu yang deskriptif. Judulnya juga sudah terdengar enak dan berima. Memberi makna penuh terhadap isi lagunya," tandasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore