Live action One Piece di Netflix. (Netflix)
JawaPos.com - Serial One Piece dalam format live action telah dirilis secara streaming pada akhir Agustus lalu. Serial keluaran Netflix tersebut diperankan oleh wajah-wajah baru di dunia perfilman internasional.
Inaki Godoy didapuk sebagai pemeran utama untuk karakter ikonik di One Piece yaitu Monkey D. Luffy atau biasa dikenal sebagai Luffy. Pemeran lainnya adalah Mackenyu sebagai Zoro, Emily Rudd sebagai Nami, Taz Skylar sebagai Sanji, dan Jacob Romero sebagai Usopp.
Serial One Piece dibagi dalam delapan episode. Ceritanya mengenai petualangan Luffy menjelajahi samudera sebagai bajak laut. Suatu ketika, Luffy ingin mencari harta karun yang bernilai tinggi. Untuk mendapatkannya, ia membutuhkan kru.
Ia akhirnya mendapatkan kru yang kemudian menjadi teman-temannya untuk mengarungi lautan dan menjelajahi pulau-pulau eksotis untuk mendapatkan harta karun tersebut demi menjadi Raja Bajak Laut.
Tidak seperti kebanyakan film-film adaptasi anime yang gagal total dan mendapat kritikan pedas saat di-remake dalam versi Amerika, serial One Piece justru mendapat banyak pujian dari para kritikus film.
Charles Pulliam-Moore, kritikus film dari The Verge menilai film ini layak menjadi hits karena menghadirkan sesuatu yang unik.
"One Piece seperti menghadirkan dunia yang pernah penonton lihat namun dieksplorasi serta dihadirkan dengan nuansa komikal yang absurd namun lebih fresh. Maka tidak heran jika serial ini layak menjadi hits," ungkap Charles.
Pujian lain juga datang dari kritikus film New York Magazine, Angelica Jade Bastian. Ia melihat film ini tidak melenceng dari serial anime-nya.
"One Piece series bisa diterima oleh para penonton. Serial ini mengadaptasi dengan setia versi animenya dengan tidak menghilangkan berbagai hal-hal yang absurd dan berbau fantasi," ujar Angelica.
Sam Stone, kritikus film dari laman CBR sependapat dengan Angelica yaitu serial ini tidak menghilangkan hal-hal ikonik yang ada di versi animenya.
"Para fans berat One Piece akan banyak menemukan hal-hal yang mereka suka di versi aslinya. Sayangnya, bagi penonton baru yang sebelumnya belum mengenal One Piece akan sedikit kesulitan mencerna serial ini," kata Sam Stone.
Jika dilihat dari materi trailernya, serial One Piece memang menghadirkan adegan-adegan absurd dan komikal disesuaikan dengan versi aslinya yang berupa anime.
Meskipun demikian, One Piece live action juga menampilkan sekuen-sekuen laga yang seru dan cukup memacu adrenalin bagi para penggemar film action. Pengambilan sudut gambar yang dinamis semakin membuat serial ini tidak monoton dan menarik untuk ditonton.