MEMUKAU: Atiek CB menyanyi di hadapan para penggemarnya dalam gelaran Jazz Gunung Bromo pada bulan lalu.
Menetap di Amerika Serikat (AS) tidak membuat Atiek CB lupa Indonesia. Penyanyi yang identik dengan kacamata hitam dan aksi panggung energik itu ternyata sering pulang ke tanah air. Alasannya, manggung. Sekaligus mengobati rasa kangen penggemar. Di sela gelaran Jazz Gunung Bromo 2023 beberapa waktu lalu, Jawa Pos sempat berbincang dengannya.
HALO, Mbak Atiek. Sudah berapa lama tidak pulang ke Indonesia?
Tahun lalu sempat balik, nyanyi di beberapa tempat. Desember balik ke Amerika lagi, lalu ada tawaran Jazz Gunung Bromo. Saya senang banget meskipun jujur capek terbangnya 24 jam. Tapi, kapan lagi. Saya seumur-umur belum pernah nyanyi di festival jazz. Ini hal besar untuk saya.
Di Amerika kesibukannya apa? Apa sering manggung juga atau latihan untuk jaga suara?
Nggak pernah nyanyi blas. Di sana ya saya di rumah saja. Apalagi sekarang anak-anak sudah tidak tinggal sama saya, sudah kerja semua. Saya hanya berdua suami di rumah. Masak pun saya seminggu sekali biar suami cari makan sendiri di luar rumah karena dia kan kerja. Saya paling main handphone setiap hari.
Tapi, masih suka mendengarkan musik Indonesia tidak, Mbak?
Di Amerika Serikat, saya senang nonton konser. Di sana kan konser band-band favorit lumayan sering, apalagi kalau pas summer. Ya, itu saja hiburannya.
Saya sudah nonton U2, Born Iver, ini nanti Peter Gabriel bulan September. Masih ada banyak list konser yang ingin saya datangi. Saya itu senang rock band, musik progresif. Kebetulan juga saya tinggalnya antara Washington DC dan Philadelphia, di Wilmington. Jadi kalau tidak dapat tiket konser di Philadelphia, ya cari di Washington DC atau New York.
Rahasia untuk terus tampil memukau di usia yang tidak lagi muda apa sih, Mbak?
Memukau piye!? Aku iki selalu keder lek ape tampil (Saya ini selalu grogi setiap kali mau manggung, Red). Duh! Seperti mau kencing, ndredeg (gemetar, Red). Aslinya saya itu pemalu. Karena itulah, saya pakai kacamata hitam, malu dilihat orang. Sehari-hari saya ya seperti di panggung, saya tidak suka terlalu diatur kalau ngomong. Meskipun sering dipesan agar jangan terlalu banyak bicara biar kelihatan mahal. Saya tidak mau. Ketok (terlihat, Red) murah ya terserah.
Anda sering berbicara dalam bahasa Jawa. Apakah suami dan anak-anak tidak masalah?
Bojoku (suamiku, Red) bisa bahasa Jawa, mengerti. Kalau ada teman saya telepon dan ngomong bahasa Jawa, dia selalu tanya, ’’Kuwi sopo sing telepon? Wong Indonesia?” (Itu siapa yang telepon? Orang Indonesia?, Red). Lancar bojoku ngomong Jowo. Anak-anak saya juga bisa. Hanya sedikit kasar ya kalau bicara sama orang tua. Anak saya senang di Indonesia. Saya dan suami inginnya kalau sudah pensiun pindah ke Kediri. Saya diminta cari rumah di dekat Gunung Klotok. Dia tahun lalu saya ajak ke sana dan jatuh cinta. Tapi, itu masih nanti, 10 tahun lagi.
Pandangan Mbak Atiek soal musik Indonesia sekarang bagaimana?

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
