Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Juni 2026 | 21.59 WIB

DPR AS Setujui Resolusi Penghentian Perang Iran, Trump Murka dan Sebut Anggota Partainya Tak Tahu Malu

Donald Trump berbicara di Gedung Putih di Washington, DC, tak lama setelah insiden penembakan pada Makan Malam Koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4). (Deadline). - Image

Donald Trump berbicara di Gedung Putih di Washington, DC, tak lama setelah insiden penembakan pada Makan Malam Koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4). (Deadline).

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik keras setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS menyetujui resolusi yang mendesak penarikan pasukan Amerika dari konflik dengan Iran.

Trump menilai langkah tersebut mengganggu upaya diplomatik yang sedang berlangsung dan menyebut para pendukung resolusi itu bertindak tidak patriotik.

Resolusi yang disahkan DPR AS pada Rabu (3/6) dengan suara tipis 215 berbanding 208 itu menjadi pukulan politik bagi Trump.

Pasalnya, selain mendapat dukungan dari Partai Demokrat, empat anggota Partai Republik juga ikut mendukung langkah yang bertujuan membatasi keterlibatan militer AS dalam perang melawan Iran.

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump mengaku kecewa karena pemungutan suara dilakukan ketika pemerintahannya sedang berada dalam tahap akhir perundingan untuk mengakhiri konflik dengan Republik Islam Iran.

“Pemungutan suara itu terjadi tepat di tengah negosiasi terakhir saya untuk mengakhiri perang dengan Republik Islam Iran,” tulis Trump.

Ia mempertanyakan motif para anggota Kongres yang mendukung resolusi tersebut dan menilai tindakan mereka berpotensi melemahkan posisi Amerika Serikat dalam proses negosiasi.

“Siapa yang melakukan hal yang tidak patriotik seperti ini? Mereka tahu bagaimana posisi negosiasi saat ini,” lanjut Trump.

Mengapa DPR AS Ingin Membatasi Operasi Militer di Iran?

Resolusi tersebut merupakan upaya Kongres untuk menegaskan kembali kewenangannya dalam urusan perang dan penggunaan kekuatan militer.

Partai Demokrat menuduh Trump melanggar Konstitusi AS karena memerintahkan serangan terhadap Iran bersama Israel pada akhir Februari tanpa memperoleh persetujuan Kongres terlebih dahulu.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore