
Photo
JawaPos.com - Film Suzzana: Bernapas dalam Kubur terbilang sukses pada 2018 silam. Film garapan rumah produksi Soraya Intercine Film tersebut ditonton sekitar 3,3 juta penonton dan masuk dalam daftar film terlaris kedua pada tahun itu.
Sukses dengan film Suzzanna waktu itu, Soraya akan kembali memproduksi film tentang mendiang istri Clift Sangra tersebut pada tahun ini. Namun berbeda dari yang pertama, film Suzzanna kali ini mengusung tema santet dengan judul Suzzanna: Santet Ilmu Pelebur Nyawa. Sama dengan film sebelumnya, sosok Suzzanna kembali diperankan oleh Luna Maya.
Rocky Soraya selaku sutradara mengatakan bahwa film Suzzanna kali ini akan dibuat lebih detail dari sebelumnya. Proses pembuatan naskah skenarionya pun membutuhkan waktu sekitar 2 tahun. Meski diadaptasi dari film tahun 1980-an, namun dari sisi cerita sangat berbeda dari film Zuzzanna yang lama. Rocky menghadirkan cerita yang baru supaya penonton tidak mudah menebak alur ceritanya.
Untuk menghadirkan cerita yang baru dan supaya terlihat lebih realistis di film Suzzanna: Santet Ilmu Pelebur Nyawa, dilakukan wawancara langsung dengan dukun dan pelaku santet.
"Saya harus lebih banyak bicara dengan orang-orang yang melakukan hal-hal seperti itu (santet). Untuk membuat film ini serealistis mungkin, harus mempelajari gimana caranya (santet), apa merodenya dan apa yang akan terjadi yang misalnya melakukan santet dan kena santet seperti apa," kata Rocky Soraya dalam jumpa pers di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/1).
Rocky tidak mau membuat film hanya sebatas menakut-nakuti orang dengan menonton film Suzzanna. Lebih dari itu, dia akan menghadirkan fenomena santet dan akan memotretnya senyata mungkin di film terbarunya tersebut.
Di tempat yang sama, Sunil Soraya selaku produser mengatakan, lokasi syuting film Suzzanna: Santet Ilmu Pelebur Nyawa masih belum ditentukan. Pihaknya sedang mencari sebuah tempat yang luas untuk dilakukan setting lokasi mirip dengan tahun 1980-an. Rencana proses syuting filmnya akan dilakukan pada pertengahan tahun ini dan ditargetkan tayang di seluruh bioskop Tanah Air di penghujung 2020 nanti.
"Kita sampai sekarang masih mencari lokasinya. Yang pasti kami perlu sebuah kampung yang besar. Nama kampungnya di film ini adalah Kampung Karang Setan," tutur Sunil.
Sementara itu, Luna Maya mengatakan dirinya akan berusaha maksimal untuk memberikan yang terbaik dalam film Suzzanna: Santet Ilmu Pelebur Nyawa. Dia pun akan banyak berkonsultasi dengan Clift Sangra guna mengetahui karakter Suzzanna. Apalagi karakter yang ditampilkan Suzzanna di film santet katanya sangat jauh berbeda dengan film dia yang lainnya.
"Aku akan berusaha memberikan yang terbaik untuk film ini dan dunia perfilman Indonesia," tegas Luna Maya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
