
SAHABAT: Kinal (kanan) memeluk Veranda usai sahabatnya mengumumkan kelulusan. Bagi Kinal, Veranda adalah sahabat yang selalu ada untuknya.
JawaPos.com – Keputusan Jessica Veranda untuk lulus dari JKT48 membawa kesedihan yang mendalam bagi Devi Kinal Putri. Sebab, sudah menjadi rahasia umum kalau mereka berdua sangat dekat. Saking akrabnya, penggemar grup idola itu sampai memberikan julukan VenomeNal untuk kedua gadis cantik itu.
Kesedihan Kinal langsung terlihat begitu Veranda mengumumkan lulus di atas panggung handshake festival single Luar Biasa di Kuningan City, Jakarta. Dia meluapkan emosinya dengan menangis kencang. Jeje, member Tim J lainnya yang kebetulan berada didekatnya langsung dipeluk.
Tangisan dan pelukan itu membuat Jeje jadi ikut meneteskan air mata. Tangisan Kinal yang tidak kunjung mereda membuat member lain ikut menenangkan mantan Kapten Tim J dan KIII itu. Setelah berhasil menguasai diri, Kinal bergerak ke arah Veranda yang masih berbicara soal kelulusannya.
Member asal Bandung itu terlihat berada di belakang Veranda. Tangan kanannya memeluk lengan kanan Veranda. Kesedihan juga masih terlihat saat Kinal ikut menyanyikan single ke-16 JKT48 yang berjudul So Long. Menari dan menyanyi dengan air mata dan perasaan yang campur aduk tentu tidak nyaman.
Beberapa kali Kinal tampak kesulitan menyesuaikan diri dengan koreografi lagu yang memang didedikasikan untuk kelulusan Veranda itu. Gerakannya seperti ada yang lupa, atau terlambat. Tapi, tidak ada yang peduli. Penggemar yang memadati ballroom seperti memahami kesedihan mendalam itu.
Usai mini konser, Kinal curhat. Dia mengatakan semua tahu posisinya seperti apa. Sebenarnya, gadis 21 tahun itu mencoba untuk memahami bahwa generasi satu sudah semakin tua di JKT48. ’’Semakin banyak generasi baru. Suatu saat masing-masing akan lulus,’’ ujarnya.
Namun, apa pengumuman kelulusan itu benar-benar membuatnya sedih. Apalagi, baru saja Jeje juga memutuskan untuk lulus dari JKT48. Kinal merasa teman seperjuangan dari generasi pertama makin sedikit. ’’Baru saja Jeje bilang mau keluar, sekarang Ve. Cukup gitu, jangan pada ninggalin dulu,’’ katanya dengan terisak.
Lebih lanjut dia mengatakan, Veranda itu benar-benar berarti buat Kinal. Sebab, dia selalu ada untuknya. Pernah ada masa ketika Kinal dijauhi teman-teman di JKT48 karena sesuatu yang tidak bisa dijelaskan. Tetapi, tidak demikian dengan Ve. ’’Bahkan, aku pernah mikir nggak punya teman lagi di JKT48. Tapi Ve mau temenin aku. Ve itu teman terbaik, mau nemenin saat lagi senang maupun susah,’’ tandasnya.
Kinal sebenarnya mencoba untuk tidak terlalu emosional. Salah satunya, mencoba memahami bahwa kelulusan itu tidak membuat pertemanannya dengan Ve hancur. Sebab, nanti juga masih bertemu dan jalan bersama. Tetapi, ada kebiasaan yang akan hilang setelah upacara kelulusan Ve tiba.
’’Kami pernah bertemu tiap hari. Nanti, aku tetap di JKT48 dan dia punya hidup yang lain. Tetap bisa bertemu, tapi tidak akan bisa terlalu sering,’’ ucapnya. Kinal lantas mendoakan yang terbaik untuk Veranda dan JKT48. Dia berharap, kehidupan Ve setelah ini bisa lebih indah dan JKT48 sepeninggal sahabatnya bisa makin maju.
’’Memang ya, yang paling penting di hidup itu waktu. Nggak ada yang nyangka, dulu aku bareng-bareng sama generasi satu, dan generasi dua. Baru kemarin kami ngerayain tahun baru bareng, tapi hari ini banyak yang keluar,’’ tutupnya. Semangat ya Kinal. (dim)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
