
Marc Marquez (Crash)
JawaPos.com – Marc Marquez mempertanyakan tujuan utama perubahan format akhir pekan MotoGP 2027 yang akan menghadirkan sesi kualifikasi khusus untuk Sprint Race.
Dilansir dari laman Crash pada Jum'at (9/10), Pembalap Ducati tersebut menilai penambahan sesi kualifikasi pada Jumat dapat meningkatkan intensitas persaingan sekaligus menambah beban fisik para pembalap di tengah jadwal yang sudah padat.
Menurut Marquez, perubahan tersebut perlu memiliki tujuan yang jelas karena para pembalap tidak dilibatkan secara langsung dalam proses pengambilan keputusan.
Perubahan format yang diumumkan menjelang Grand Prix Indonesia itu akan menghadirkan sesi kualifikasi Sprint selama 15 menit pada Jumat, setelah FP1 selama 45 menit dan FP2 selama 30 menit.
Sementara itu, kualifikasi untuk balapan utama tetap berlangsung pada Sabtu sebelum Sprint Race, sedangkan sesi pemanasan pada Minggu akan dihapus.
Marquez menyayangkan minimnya keterlibatan pembalap dalam menentukan kebijakan tersebut dan menegaskan bahwa mereka hanya dapat menerima atau menolak keputusan yang dibuat oleh tim serta penyelenggara.
Marquez juga menyatakan dukungannya terhadap pendapat Pedro Acosta yang menilai peningkatan beban balapan berpotensi memperpendek karier para pembalap.
Juara bertahan tersebut menegaskan bahwa dirinya sependapat dengan Acosta karena jadwal yang semakin padat dapat menambah tuntutan fisik sepanjang musim.
Sementara itu, pemimpin klasemen Jorge Martin turut menyoroti kurangnya komunikasi antara penyelenggara dan pembalap, serta berharap pendapat mereka dapat dipertimbangkan dalam perubahan regulasi MotoGP mendatang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022