
Veda Ega Pratama (Instagram @veda_54)
JawaPos.com-Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mengaku membidik gelar Rookie of the Year pada debutnya di kelas Moto3 musim 2026.
"Kalau target bismillah bisa Rookie of the Year, tapi saya juga sekalian belajar karena tim baru, mekanik baru, semuanya baru," kata Veda usai bertemu Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Kepatihan, Yogyakarta, Selasa.
Veda menyebut persiapannya menuju Moto3 sejauh ini difokuskan latihan fisik dan adaptasi mengingat persaingan di kelas tersebut lebih ketat.
Menurut dia, Moto3 menuntut kesiapan fisik dan mental lebih kuat ketimbang kelas sebelumnya.
"Persiapannya ya latihan fisik, latihan motor seperti biasa, dan mungkin latihan mental," ujar pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta ini.
Veda mengakui tantangan lain yang bakal dihadapi pada musim debut Moto3 adalah proses adaptasi dengan karakter motor dan tim yang seluruhnya baru.
Menurut dia, perbedaan motor menjadi salah satu aspek yang perlu dipelajari secara bertahap.
Dia menilai keseragaman spesifikasi motor di Moto3 membuat kemampuan pembalap dan ketepatan setelan menjadi faktor penting.
"Skill pasti yang diutamakan dan juga kan motornya ini memang dirancang khusus buat balap, enggak dijual bebas, jadi ini pinter-pinternya nyeting motornya juga," kata dia.
Veda juga menyinggung persaingan dengan sejumlah pembalap yang pernah berlaga bareng di Red Bull Rookies Cup, salah satunya Brian Uriarte.
Sebagai rival, Uriarte dinilai memiliki keuntungan dari pengalaman tampil di Moto3 melalui kesempatan wildcard.
"Tahun ini saya tarungnya sama Hakim Danish dan Brian Uriarte. Tapi mereka sudah punya pengalaman lebih karena sempat wildcard di Malaysia, Australia, dan Valencia, jadi mereka sudah dapat setting-an masing-masing," kata dia.
Sementara itu, terkait pengembangan balap motor di Daerah Istimewa Yogyakarta, Veda berharap daerah asalnya dapat memiliki sirkuit balap.
Harapan tersebut, menurut dia, sempat dibahas saat bertemu Wakil Gubernur DIY KGPAA Pakualam X. "Pastinya pengin punya sirkuit. Semoga bisa secepatnya," kata Veda. (*)

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
