Tim Ducati Lenonvo dan Pecco Bagnaia (Crash)
JawaPos.com – Tim Ducati tengah berupaya keras mengungkap penyebab di balik penampilan buruk Francesco Bagnaia pada MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika.
Dilansir dari laman Crash pada Rabu (8/10), manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, menyebut akhir pekan itu sebagai bencana bagi tim setelah sang juara bertahan gagal tampil kompetitif.
Performa Bagnaia di Mandalika kontras dengan dominasinya di Jepang sepekan sebelumnya, di mana ia berhasil memenangi dua balapan dari posisi terdepan.
Bagnaia memulai akhir pekan di Mandalika dengan kesulitan besar, hanya mampu lolos di posisi ke-16 pada sesi kualifikasi. Ia kemudian finis terakhir dalam Sprint Race dan terjatuh saat balapan utama berlangsung.
Baca Juga: Penalti 5 Detik Diterima Lewis Hamilton di GP F1 Singapura 2025 Akibat Pelanggaran Batas Lintasan
Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar di internal Ducati karena motor yang digunakan Bagnaia sama persis dengan yang ia pakai saat sukses besar di Motegi.
Tardozzi mengakui bahwa pihaknya belum menemukan penyebab pasti dari anjloknya performa Bagnaia di Indonesia. Ia menegaskan para teknisi Ducati, termasuk Gigi Dall’Igna, kini bekerja keras untuk menganalisis seluruh data dari balapan tersebut.
Menurutnya, minggu ini akan menjadi periode yang sulit bagi tim untuk memecahkan misteri di balik masalah tersebut sebelum menuju seri berikutnya di Phillip Island.
"Kami percaya pada kecepatan Pecco, Namun kami harus mencari tahu mengapa bencana ini terjadi dan bagaimana cara mencegahnya terulang," ungkap Tardozzi.
Ketika ditanya apakah tim sudah memiliki gambaran mengenai penyebab penurunan performa, Tardozzi menolak berspekulasi. Ia menegaskan bahwa Ducati belum menemukan solusi konkret atas permasalahan yang menimpa Bagnaia di Mandalika.
Menurutnya, kurangnya feeling Bagnaia terhadap motornya menjadi salah satu faktor penting yang harus segera diatasi.
Meski demikian, Tardozzi menyatakan optimisme bahwa tim Ducati akan bangkit dalam waktu dekat. Ia menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan Bagnaia dan kompetensi para teknisi yang dimiliki tim.
Dengan absennya Marc Marquez pada dua seri berikutnya, sorotan publik pun akan semakin tertuju pada upaya Bagnaia untuk memulihkan performanya di Phillip Island dan Sepang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022