
SOLID: Rider Red Bull KTM, Pedro Acosta, meraih posisi kedua pada MotoGP Mandalika 2025 (5/10). (Instagram Pedro Acosta)
JawaPos.com-Pabrikan asal Austria, Red Bull KTM, mulai melangkah ke era baru MotoGP dengan menguji prototipe mesin 850cc pertama mereka di fasilitas utama perusahaan di Mattighofen, sebagai bagian dari persiapan menghadapi perubahan regulasi teknis yang akan berlaku mulai musim 2027.
Tes yang dilakukan di ruang dyno tersebut menghasilkan pembacaan daya awal dari mesin yang sepenuhnya dirancang untuk menggunakan bahan bakar non-fosil.
Pengujian ini menjadi fase awal pengembangan KTM sebelum motor tersebut menjalani uji coba di lintasan dalam waktu dekat. Direktur KTM Motorsports, Pit Beirer, menyebut langkah ini sebagai awal penting dalam menyambut masa depan MotoGP.
“Saya sangat senang kami bisa memulai babak baru MotoGP pada September 2025. Kami berada di jalur yang tepat untuk segera mengoperasikan motor sepenuhnya,” kata Beirer dalam keterangan resmi tim, Selasa.
“Kami telah menggabungkan semua pengalaman dari tahun-tahun terakhir di MotoGP ke dalam proyek ini, dan saya yakin mesin ini akan menjadi tolok ukur baru di masa mendatang. Saya berterima kasih kepada seluruh tim dan pabrikan atas kerja keras mereka dalam proyek besar ini,” ujarnya menambahkan.
Mulai 2027, MotoGP akan memperkenalkan generasi baru motor dengan sejumlah pembaruan besar demi meningkatkan keselamatan, keberlanjutan, dan daya saing. Kapasitas mesin akan diturunkan dari 1.000cc menjadi 850cc untuk menekan kecepatan puncak serta meningkatkan efisiensi.
Selain itu, komponen aerodinamika akan disederhanakan guna mendorong pertarungan yang lebih rapat dan memperbanyak aksi salip di lintasan.
Perangkat ride-height dan holeshot juga akan dilarang untuk memberikan kontrol lebih besar kepada pembalap.
Semua motor diwajibkan menggunakan 100 persen bahan bakar berkelanjutan, sejalan dengan target lingkungan yang dicanangkan penyelenggara MotoGP.
Perubahan besar ini diharapkan tidak hanya menekan biaya dan meningkatkan relevansi teknologi di jalan raya, tetapi juga menjadikan ajang MotoGP lebih menonjolkan keterampilan pembalap. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
