Francesco Bagnaia (Crash)
JawaPos.com – Francesco Bagnaia mengalami akhir pekan yang buruk di MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika.
Dilansir dari laman Crash pada Minggu (5/10), Juara dunia bertahan dua kali itu gagal menuntaskan balapan utama setelah terjatuh pada lap kedelapan. Hasil tersebut menjadi pukulan besar bagi Ducati Lenovo Team yang baru saja menjuarai kejuaraan tim sehari sebelumnya.
Bagnaia memulai akhir pekan dengan kesulitan besar sejak sesi latihan hingga sprint race. Dalam balapan sprint, pembalap asal Italia itu tertinggal hampir 30 detik dari pemenang dan finis di posisi terakhir. Performa buruknya berlanjut pada balapan utama hari Minggu ketika ia kehilangan kendali di lap awal.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Akui Senang dan Marah usai Ducati Terlambat Temukan Perubahan Besar untuk GP25
Sebelum terjatuh, Bagnaia tertinggal dua detik per lap dari pemenang balapan Fermin Aldeguer yang menunggangi Ducati GP24 milik Gresini.
Kondisi tersebut menjadi kontras dengan performanya seminggu sebelumnya di Jepang, di mana ia mendominasi penuh di Motegi. Menurut Bagnaia, motor GP25 yang digunakannya kali ini tidak mampu memberikan sensasi dan kepercayaan diri yang sama seperti saat di Motegi.
Bagnaia mengakui bahwa dirinya tidak memahami apa yang terjadi sepanjang akhir pekan di Mandalika. Ia mengatakan tim Ducati tidak punya jawaban atas kesulitan yang dialaminya.
Pihak Ducati sendiri belum memberikan penjelasan detail, hanya menyebut kecelakaan Bagnaia disebabkan oleh kehilangan keseimbangan saat berusaha memperkecil jarak dengan pembalap di depannya.
Pembalap berusia 28 tahun itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada tim atas insiden yang terjadi. Ia mengaku tetap berusaha maksimal meski merasa motornya tidak stabil dan kecepatannya tertinggal hingga 1,5 detik per lap.
Bagnaia berharap para insinyur Ducati dapat menemukan solusi teknis agar performa motornya kembali kompetitif pada balapan berikutnya.
Kekecewaan Bagnaia semakin mendalam karena Mandalika sebenarnya termasuk trek yang cukup familiar baginya.
Tahun sebelumnya, ia berhasil memenangkan sprint race dan finis ketiga di balapan utama. Namun pada tahun ini, Bagnaia merasa kehilangan ritme dan kepercayaan diri yang biasanya membantunya tampil cepat di sirkuit tersebut.
Krisis performa Bagnaia menambah deretan kesialan bagi tim pabrikan Ducati di akhir pekan Mandalika.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
