Enea Bastianini (Dok. Instagram @bestia23)
JawaPos.com - Enea Bastianini dijatuhi penalti long lap ganda setelah insiden tabrakan dengan Johann Zarco pada sprint MotoGP Grand Prix Hungaria di Balaton Park.
Meski demikian, pembalap Tech3 itu menilai dirinya seharusnya tidak perlu menerima hukuman.
Dilansir dari laman Crash pada Selasa (26/8), insiden bermula ketika Bastianini ditabrak Fabio Quartararo di Tikungan 1 pada lap pembuka.
Tabrakan tersebut merusak perangkat peninggi ketinggian sepeda motor Bastianini, yang kemudian memicu kecelakaan dengan Zarco dari LCR Honda hingga keduanya gagal melanjutkan balapan.
Bastianini mengajukan pembelaan kepada pengawas FIM MotoGP dengan alasan kerusakan perangkat, namun tetap dijatuhi penalti. Keputusan itu diambil karena insiden ini merupakan pelanggaran keduanya musim ini, setelah sebelumnya terlibat insiden di Grand Prix Prancis.
Bos tim Tech3, Herve Poncharal, menyampaikan kekecewaannya atas hukuman tersebut. Ia menilai Bastianini menjadi korban kondisi teknis yang tidak dapat dikendalikan.
Namun, pengawas berpendapat bahwa pembalap asal Italia itu tetap memiliki tanggung jawab karena mengetahui perangkat peninggi ketinggian aktif dan tidak menyesuaikan pengeremannya.
Rekaman ulang menunjukkan Bastianini melakukan pengereman lebih lambat dibanding pembalap di depannya saat menabrak Zarco. Pengawas menilai hal ini memperkuat alasan pemberian penalti, sekaligus mencegah munculnya preseden bahwa insiden akibat aktivasi perangkat ketinggian dapat dimaafkan.
Meski Bastianini tidak menyelesaikan putaran pembukaan balapan utama Hungaria akibat terjatuh di Tikungan 12, hukumannya dianggap sudah dijalani. Hal itu sesuai aturan yang menyatakan penalti tetap sah meskipun pembalap gagal melanjutkan lomba karena insiden tidak terkait dengan hukuman.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
