
Fabio di Giannantonio. (Instagram @fabiodiggia49)
JawaPos.com – Fabio di Giannantonio menyampaikan kekecewaannya usai gagal meraih podium pada balapan utama MotoGP Belanda 2025 di Sirkuit Assen.
Pebalap Italia tersebut mengaku sudah merasakan ada yang tidak beres sejak putaran pemanasan. Ia mengungkapkan bahwa grip bagian belakang motornya sangat buruk, membuatnya seperti melaju di atas es sepanjang sebagian besar balapan.
Dilansir dari laman Crash pada Rabu (2/7), Di Giannantonio, yang sebelumnya hanya terpaut satu detik dari podium pada Sprint hari Sabtu, sempat berharap bisa tampil lebih baik pada hari Minggu.
Diggia menargetkan hasil lebih dari sekadar posisi keenam dan merasa memiliki kecepatan yang cukup untuk bersaing memperebutkan podium. Namun, masalah teknis membuatnya kesulitan tampil maksimal.
Selama balapan, Diggia bahkan sempat keluar dari posisi sepuluh besar. Ia baru mampu naik ke posisi ketujuh setelah memanfaatkan kekalahan pembalap di depannya.
Meski kecepatannya sedikit membaik, performa motornya tetap tidak stabil dan menyulitkan dirinya untuk tampil kompetitif secara konsisten di lintasan yang teknikal seperti Assen.
Pada dua pertiga awal balapan, Di Giannantonio menyebut hanya sudut antara 45 hingga 50 derajat yang terasa normal di atas motornya. Di luar area itu, ia merasa motornya hanya memantul dan berputar tanpa grip yang cukup.
Diggia bahkan menyebut bahwa data putarannya akan terlihat tidak biasa karena gaya berkendaranya sangat terbatas akibat masalah tersebut.
Pemenang GP Qatar 2023 ini menolak untuk menyalahkan ban secara langsung meski masalah grip belakang menjadi faktor utama kegagalannya.
Dimana dia menyebut insiden ini hanya sebagai pengalaman yang mengecewakan dan yakin bahwa jika balapan dimulai ulang, hasilnya bisa jauh berbeda. Diggia memilih fokus pada persiapan untuk balapan berikutnya di Sachsenring.
Akibat hasil di Assen, posisi Diggia di klasemen sementara MotoGP tetap di peringkat kelima. Namun, jaraknya dengan Franco Morbidelli yang berada di posisi keempat kini hanya terpaut tiga poin. Ia berharap dapat memperbaiki hasil dan kembali ke jalur podium dalam seri berikutnya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
