
Potret Enea Bastianini saat memenangkan Sprint Race di MotoGP Thailand 2024
JawaPos.com — Ada fakta unik yang mencuri perhatian di MotoGP 2025. Dua pembalap ternama Jorge Martin dan Enea Bastianini ternyata jadi yang paling pendek di antara para rider lainnya.
Dilansir dari data resmi MotoGP, tinggi badan Jorge Martin dan Enea Bastianini sama-sama hanya 168 sentimeter. Ini menjadikan keduanya sebagai pembalap terpendek di lintasan musim ini.
Tentu saja ini menjadi sorotan menarik mengingat postur tubuh juga bisa memengaruhi performa pembalap saat melaju kencang di atas motor balap.
Meski begitu, Jorge Martin membuktikan tubuh mungil bukanlah penghalang untuk tampil kompetitif.
Musim lalu, Jorge Martin berhasil menunjukkan performa luar biasa dan keluar sebagai juara dunia MotoGP 2024.
Pencapaiannya itu sekaligus mematahkan anggapan tinggi badan menjadi faktor penentu dominan dalam balapan motor prototipe tersebut.
Sayangnya, musim ini menjadi musim yang berat bagi Martin. Setelah pindah ke tim Aprilia Racing, adaptasinya justru berjalan sangat sulit.
Martin kerap kali mengalami kecelakaan di awal musim yang membuatnya harus absen cukup lama. Kini, dia masih belum mengoleksi satu poin pun di klasemen MotoGP 2025.
Kondisi ini jelas kontras dengan pencapaiannya musim lalu. Motor baru dan cedera berat membuat Jorge Martin harus bekerja keras untuk bisa bangkit.
Sementara itu, Enea Bastianini yang juga memiliki tinggi badan 168 cm mengalami nasib serupa. Bastianini bergabung dengan tim KTM musim ini, namun performanya masih jauh dari kata stabil.
Ia beberapa kali tercecer dari barisan depan dan belum mampu menembus posisi lima besar klasemen sementara. Seperti halnya Martin, adaptasi Bastianini dengan motor barunya juga berjalan kurang mulus.
Padahal sebelumnya Bastianini sempat digadang-gadang sebagai penantang kuat di MotoGP. Namun realitas musim ini justru berbicara lain.
Baik Jorge Martin maupun Enea Bastianini kini harus berjuang ekstra keras untuk bisa kembali kompetitif.
Tinggi badan mereka yang terbilang mungil memang memberi keunggulan aerodinamika, namun tak selalu bisa mengalahkan faktor teknis lainnya.
Di sisi lain, fakta menarik lainnya datang dari pembalap tertinggi musim ini. Luca Marini, adik dari legenda MotoGP Valentino Rossi, tercatat sebagai pembalap paling jangkung dengan tinggi mencapai 184 cm.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
