
Valentino Rossi dianggap tak termotivasi pada musim 2016
JawaPos.com - Pembalap senior Yamaha, Valentino Rossi, dianggap tak maksimal pada musim 2016. Hal ini terjadi disinyalir karena masalah yang terjadi dengan dia di Sepang semusim sebelumnya.
Insiden Rossi dan Marc Marquez tersebut memang dibayar mahal dengan Rossi kehilangan poin penting hingga akhirnya gagal juara. Padahal peluang dia saat itu cukup besar.
Chief Kru Yamaha, Silvano Galbusera, membuat pernyataan menarik. Dia menganggap Rossi tak maksimal pada 2016 karena hal itu.
"Pada 2016 Rossi seakan tak maksimal. Tes memang memperlihatkan sesuatu yang baik tapi dia tak sesantai biasanya," ujarnya kepada Autosport.
"Rossi tahu harus lebih berhati-hati setelah insiden dengan Marquez dibayar mahal. Dia tak bisa melakukan sesuatu dengan maksimal," tambah dia.
Terlepas dari itu, semangat Rossi untuk musim baru dipastikan jauh lebih besar. Galbusera memastikan hal tersebut.
"Sekarang dia sudah kembali dengan satu target, mengalahkan semua pembalap. Dia sangat bersemangat dan termotivasi, pun siap untuk menunjukkan kualitas terbaik," pungkas dia. (rap/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
