
Asap Menebal, Pembalap Tak Mengeluh
JawaPos.com - Asap tebal masih menggantung di langit Sepang. Meski begitu, penyelenggara balapan memastikan kondisinya tetap terkendali.
Dalam sesi latihan Jumat lalu (23/10), sempat muncul skenario untuk memangkas waktu latihan jika situasi memburuk. Namun, itu urung dilaksanakan.
Data Indeks Polusi Udara (IPU) yang diperbarui siang kemarin (24/10), tingkat pencemaran udara di wilayah Sepang sempat meningkat. Dua hari lalu, indeks 'baru' mencapai 91.
Kemarin sudah naik menjadi 118. Pada pagi, kabut asap tampak menebal dan lebih parah jika dibandingkan kondisi pada sesi latihan hari pertama.
Kondisi tersebut terus dipantau ketat oleh Dorna sebagai penyelenggara. Ketika kondisi memburuk, MotoGP Media Officer Dorna Frine Velilla menyatakan belum ada keputusan resmi yang diambil terkait memburuknya kondisi udara di Sepang.
"Jarak pandang di trek masih OK," ucap Velilla kepada Jawa Pos.
Menurut dia, yang paling mungkin terdampak kabut asap adalah evakuasi korban kecelakaan dengan helikopter. Semakin tinggi terbang, jarak pandang sudah pasti memburuk.
"Tapi kami masih bisa melakukan evakuasi menggunakan jalan darat menggunakan ambulans," lanjutnya.
Apalagi, jarak tempuh menuju rumah sakit tak sampai 30 menit.
Sebelumnya Dorna menyatakan bakal mengambil tindakan darurat jika IPU mencapai angka 150 atau lebih. Sebab, risikonya tinggi. Yang bakal terdampak bukan hanya evakuasi dengan helicopter.
"Kami akan pantau terus kondisinya," terang Norlina Ayob National, press officer GP Malaysia kemarin.
Apakah asap tebal kemarin tidak mengganggu pembalap? Rider LCR Honda Cal Crutchlow menyebut sempat sedikit kesulitan bernapas saat menggeber motor di tengah sirkuit. Namun kondisi tersebut tidak seharusnya dikeluhkan oleh pembalap MotoGP.
"Warga di sini sudah merasakannya berbulan-bulan, sedangkan kami baru lima hari di sini. Jadi harusnya tidak jadi masalah," Crutchlow menerangkan kepada Jawa Pos.
"Toh kau juga tak bisa mengusirnya (asap)," imbuh dia.
Pendapat serupa diungkapkan rider Ducati Andrea Dovizioso. Saat sesi latihan, jarak pandang di trek masih normal. Kondisi tersebut dirasa tidak akan terlalu memengaruhi balapan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
