Jorge Martin (Dok. Crash)
JawaPos.com - Jorge Martin mengungkap bahwa keputusan menghentikan balapan MotoGP Valencia lebih awal merupakan strategi yang telah disepakati dengan Aprilia.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (17/11), Martin kembali ke lintasan setelah absen sejak GP Jepang akibat cedera tulang selangka. Ia menilai keputusan tersebut sebagai langkah cerdas untuk menghindari risiko lebih besar.
Diketahui bahwa Jorge Martin melakukan start konservatif dan sengaja keluar jalur di tikungan pertama untuk menghindari insiden.
Jorge Martin menjalani dua long lap penalty sebelum akhirnya memutuskan masuk pit. Keputusan tersebut sudah direncanakan sejak sebelum balapan dimulai.
Menurut Martin, tidak ada manfaat baginya untuk tetap berada dalam rombongan besar. Ia menyebut risiko terjatuh seperti yang dialami Johann Zarco dan Francesco Bagnaia sebagai alasan utama. Martin mengaku sudah terlalu lelah dan merasakan sakit sepanjang akhir pekan.
Aprilia memberikan instruksi resmi melalui papan pit agar Martin menghentikan balapan. Martin menuntaskan satu lap tambahan untuk menyapa fan club sebelum masuk ke pitlane. Ia menyebut situasi fisiknya membuat mustahil menyelesaikan balapan.
Meski berhenti lebih cepat, Martin tetap mencoba beberapa pengaturan baru pada motornya. Ia ingin mengumpulkan data sebelum menjalani tes resmi pada Selasa 18 November.
Jorge Martin menilai langkah tersebut lebih bermanfaat dibanding memaksakan diri menyelesaikan lomba.
Martin mengaku belum pulih 100% pascacedera tulang selangka. Ia menyebut target sesungguhnya adalah kembali dalam kondisi penuh pada musim depan.
Jorge Martin mengungkapkan bahwa rasanya sangat baru setelah lama tidak menunggangi kuda besi, dimana dia telah siap untuk balapan pada musim 2026 pada Februari mendatang.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
