Francesco Bagnaia (Crash)
JawaPos.com – Francesco Bagnaia mengakui bahwa insiden jatuhnya dirinya di MotoGP Portugal 2025 terasa lebih baik dibandingkan dengan kecelakaan-kecelakaan sebelumnya.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (10/11), Pembalap Ducati Lenovo itu menilai bahwa tersingkir dari posisi keempat masih lebih memuaskan daripada jatuh dari posisi di luar sepuluh besar.
Meski begitu, hasil di Portimao tetap menjadi kekecewaan tersendiri bagi sang juara dunia bertahan.
Baca Juga: Hasil Akhir Sprint Race MotoGP Malaysia 2025: Francesco Bagnaia Tampil Memukau, Raih Podium Pertama
Bagnaia memulai akhir pekan di Portimao dengan hasil yang kurang memuaskan dalam sesi sprint, di mana ia hanya mampu finis di posisi kedelapan.
Namun, pada balapan utama, ia menunjukkan peningkatan kecepatan dan bersaing untuk perebutan podium sebelum akhirnya terjatuh di lap ke-11. Kecelakaan tersebut menjadi catatan DNF keempat berturut-turut bagi Bagnaia dalam musim 2025 ini.
Menurut Bagnaia, kecelakaan itu terjadi karena dirinya terlalu memaksakan diri untuk mengejar Pedro Acosta yang berada di posisi ketiga.
Bagnaia menuturkan bahwa dirinya masih belum merasa sepenuhnya nyaman dengan motor GP25 miliknya, namun tetap berusaha keras untuk tampil kompetitif.
“Saya tahu mereka lebih cepat, tetapi saya ingin mencoba mengejar dan memberikan yang terbaik,” ujar Francesco Bagnaia.
Meski kembali gagal finis, Bagnaia menilai akhir pekan di Portugal tetap membawa sedikit kemajuan dibandingkan seri sebelumnya.
Sebelumnya Bagnaia merasa lebih percaya diri dengan performa motor meski hasilnya belum sesuai harapan.
“Hasilnya tidak bagus, tapi perasaan saya terhadap motor jauh lebih baik,” tambah Francesco Bagnaia.
Bagnaia juga menegaskan bahwa terjatuh saat berusaha mengejar hasil maksimal terasa lebih baik dibandingkan kecelakaan sebelumnya di Australia dan Indonesia.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
