Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Oktober 2025 | 06.30 WIB

KTM mulai Uji Coba Mesin Baru untuk Musim Balap 2027

SOLID: Rider Red Bull KTM, Pedro Acosta, meraih posisi kedua pada MotoGP Mandalika 2025 (5/10). (Instagram Pedro Acosta) - Image

SOLID: Rider Red Bull KTM, Pedro Acosta, meraih posisi kedua pada MotoGP Mandalika 2025 (5/10). (Instagram Pedro Acosta)

JawaPos.com-Pabrikan asal Austria, Red Bull KTM, mulai melangkah ke era baru MotoGP dengan menguji prototipe mesin 850cc pertama mereka di fasilitas utama perusahaan di Mattighofen, sebagai bagian dari persiapan menghadapi perubahan regulasi teknis yang akan berlaku mulai musim 2027.

Tes yang dilakukan di ruang dyno tersebut menghasilkan pembacaan daya awal dari mesin yang sepenuhnya dirancang untuk menggunakan bahan bakar non-fosil.

Pengujian ini menjadi fase awal pengembangan KTM sebelum motor tersebut menjalani uji coba di lintasan dalam waktu dekat. Direktur KTM Motorsports, Pit Beirer, menyebut langkah ini sebagai awal penting dalam menyambut masa depan MotoGP.

“Saya sangat senang kami bisa memulai babak baru MotoGP pada September 2025. Kami berada di jalur yang tepat untuk segera mengoperasikan motor sepenuhnya,” kata Beirer dalam keterangan resmi tim, Selasa.

“Kami telah menggabungkan semua pengalaman dari tahun-tahun terakhir di MotoGP ke dalam proyek ini, dan saya yakin mesin ini akan menjadi tolok ukur baru di masa mendatang. Saya berterima kasih kepada seluruh tim dan pabrikan atas kerja keras mereka dalam proyek besar ini,” ujarnya menambahkan.

Mulai 2027, MotoGP akan memperkenalkan generasi baru motor dengan sejumlah pembaruan besar demi meningkatkan keselamatan, keberlanjutan, dan daya saing. Kapasitas mesin akan diturunkan dari 1.000cc menjadi 850cc untuk menekan kecepatan puncak serta meningkatkan efisiensi.

Selain itu, komponen aerodinamika akan disederhanakan guna mendorong pertarungan yang lebih rapat dan memperbanyak aksi salip di lintasan.

Perangkat ride-height dan holeshot juga akan dilarang untuk memberikan kontrol lebih besar kepada pembalap.

Semua motor diwajibkan menggunakan 100 persen bahan bakar berkelanjutan, sejalan dengan target lingkungan yang dicanangkan penyelenggara MotoGP.

Perubahan besar ini diharapkan tidak hanya menekan biaya dan meningkatkan relevansi teknologi di jalan raya, tetapi juga menjadikan ajang MotoGP lebih menonjolkan keterampilan pembalap. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore