Jorge Martin. (Instagram @aprilia)
JawaPos.com – Juara dunia MotoGP 2024, Jorge Martin, mengakui bahwa kesalahan terbesarnya di Grand Prix Austria bukanlah kecelakaan yang membuatnya terjatuh, melainkan kehilangan pengalaman penting dengan motornya.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (18/8), Pembalap pabrikan Aprilia itu sempat merasakan sakit di sekujur tubuh usai insiden, meski tidak ditemukan cedera serius setelah menjalani pemeriksaan medis.
Martin menyelesaikan sprint race di posisi ke-10, namun gagal menyelesaikan balapan utama usai terjatuh di Tikungan 7 pada lap ke-14 dari total 28 putaran. Dalam kecelakaan tersebut, kakinya sempat tersangkut di motornya, namun ia beruntung bisa segera bangkit tanpa luka serius.
Baca Juga: Jorge Martin Alami Masalah Teknis Perangkat Ketinggian Pengendaraan Pada MotoGP Sprint Austria 2025
“Setelah Insiden tersebut, saat ini ada rasa sakit di mana-mana, tetapi untungnya tidak ada cedera. Kita bisa bertanding lagi minggu depan. Untungnya ada balapan lain, jadi kita bisa fokus ke sana, bukan pada hari ini.” ujar Jorge Martin seperti dikutip pada Crash.
Martin menilai akhir pekan di Austria tetap memberikan sisi positif bagi dirinya dan tim Aprilia. Ia menyebut performa tim meningkat dengan berhasil memperkecil ketertinggalan dari para pembalap terdepan serta meningkatkan basis persiapan menjelang seri berikutnya di Hungaria.
Pembalap asal Spanyol itu sebenarnya memulai balapan dengan baik setelah naik ke posisi 10 besar dari grid ke-14.
Baca Juga: Jorge Martin Siap Hadapi MotoGP Austria dengan Kondisi Fisik Lebih Prima dari Grand Prix Brno
Jorge Martin bahkan sempat menyalip lima pembalap dalam dua tikungan pertama, namun kemudian justru banyak kehilangan posisi hingga terlempar ke belakang. Menurut Martin, agresivitasnya di awal balapan menjadi bumerang.
“Itu adalah kesalahan terbesar saya. Saya kehilangan beberapa pengalaman dengan motor ini di putaran pertama, Saya mencoba untuk kembali dan melakukan beberapa manuver, tetapi saya kesulitan mengendalikan bagian depan motor. Sayang sekali saya tidak bisa menyelesaikan balapan, karena saya masih membutuhkan lebih banyak putaran untuk belajar.”ungkap Jorge Martin.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
