Jorge Martin. (Instagram @89jorgemartin)
JawaPos.com – Juara dunia MotoGP 2025, Jorge Martin, mengalami kendala teknis pada sprint Grand Prix Austria.
Dilansir dari laman Crash pada Minggu (17/8), Pebalap Aprilia tersebut mengungkapkan perangkat ketinggian pengendaraannya tidak berfungsi sejak putaran pembuka, memaksanya melebar di Tikungan 2 dan kehilangan banyak posisi.
Martin memulai balapan dari posisi ke-14 setelah kualifikasi yang mengecewakan. Meski sempat naik hingga ke posisi ketujuh, perangkat peninggi yang tidak terlepas membuatnya harus lurus di chicane Tikungan 2.
Baca Juga: Jorge Martin Siap Hadapi MotoGP Austria dengan Kondisi Fisik Lebih Prima dari Grand Prix Brno
Martin kemudian terlempar ke posisi ke-16 sebelum bangkit dan finis ke-10, nyaris merebut poin terakhir dari Johann Zarco.
“Saya sudah berada di posisi bagus dengan Fermin Aldeguer, tetapi perangkatnya tidak terlepas. Saya harus lurus di tikungan kedua, Setelah itu saya berusaha keras, dan akhirnya bisa merasakan bagian depan dan belakang motor. Jadi bagi saya, ini balapan yang positif.” Ujar Jorge Martin seperti dikutip pada Crash.
Meski gagal membawa pulang poin, Martin tetap menilai sprint Austria sebagai pengalaman berharga.
Baca Juga: Jorge Martin Targetkan Podium Bersama Aprilia di Beberapa Putaran MotoGP Sebelum Musim 2025 Berakhir
Jorge Martin juga berhasil menyalip beberapa rival seperti Francesco Bagnaia, Fabio Quartararo, dan Luca Marini. Baginya, performa motor Aprilia yang terus membaik lebih penting daripada hasil akhir.
Rekan setimnya di pabrikan satelit Trackhouse, Raul Fernandez, juga mengalami nasib sial. Pebalap asal Spanyol itu terpaksa mundur pada putaran ke-10 dari 14 setelah perangkat peninggi bagian belakang motornya macet. Padahal, ia sempat berada di posisi kelima dan tampil kompetitif sejak start.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
