Francesco Bagnaia dan Marc Marquez (Dok. Instagram @ducaticorse)
JawaPos.com – Dominasi Ducati dalam MotoGP semakin nyata dengan kemungkinan besar menurunkan enam motor identik pada musim 2026.
Dilansir dari laman Crash pada Kamis (7/8), munculnya Alex Marquez sebagai pesaing tangguh, ditambah komitmen pabrikan kepada Fermin Aldeguer dan Fabio Di Giannantonio, menjadi bagian penting dari strategi ini.
Dengan dukungan penuh dari proyek teknis yang dikembangkan sejak era Gigi Dall’Igna, Ducati tampak selangkah di depan para rivalnya.
Ducati selama ini menyewakan motor Desmosedici kepada tim satelit dengan dua tingkat spesifikasi. Namun musim ini, Ducati mulai mengarah pada penyatuan spesifikasi mesin, terutama setelah melihat dominasi Marc Marquez dengan versi canggih GP25.
Meskipun pada awalnya ada dua spesifikasi berbeda, performa Marquez dan Diggia membuktikan versi itu unggul secara teknis dibanding milik Alex, Aldeguer, dan Morbidelli.
Marquez, yang mengorbankan kontrak bernilai EUR 20 juta atau Rp 380 miliar bersama Honda demi Ducati, kini memimpin kejuaraan dengan 10 kemenangan dari 12 balapan.
Di sisi lain, Alex Marquez dengan motor spek lebih rendah menjadi satu-satunya yang kerap menantang kakaknya. Konsistensi dan kecepatannya menimbulkan perbincangan serius mengenai haknya atas motor GP26 pada musim depan.
Pecco Bagnaia belum menemukan kembali performa terbaiknya dan masih kesulitan dengan feeling pada motornya. Di Giannantonio perlahan bangkit dari cedera, sementara Aldeguer mengesankan di musim debutnya. Morbidelli, satu-satunya pembalap Ducati yang kontraknya habis tahun ini, mengalami penurunan performa dalam beberapa putaran terakhir.
Seiring dengan mendekatnya musim 2026 yang akan menjadi musim terakhir sebelum reformasi regulasi besar-besaran di 2027 Ducati diperkirakan akan mengambil langkah final.
Kemungkinan besar, keenam pembalap mereka akan dibekali dengan spesifikasi motor identik demi hasil maksimal dan konsistensi strategi tim.
Dengan data teknis dan kemenangan terbanyak dari versi mesin tertentu, keputusan untuk menyeragamkan GP26 dianggap masuk akal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022