
Marc Marquez. (Instagram @marcmarquez93)
JawaPos.com - Marc Marquez menunjukkan dominasi luar biasa di musim MotoGP 2025 dengan meraih kemenangan demi kemenangan.
Dilansir dari laman Motorsport pada Rabu (6/8), pebalap tim pabrikan Ducati itu memimpin klasemen dengan keunggulan 120 poin atas adiknya, Alex Marquez, usai lima kemenangan ganda berturut-turut di Aragon, Mugello, Assen, Sachsenring, dan Brno. Sejauh ini, ia telah memenangi 8 dari 12 balapan grand prix dan 11 dari 12 sprint race.
Dengan catatan 66,6% kemenangan di balapan utama dan 91,6% di sprint, Marquez telah menguasai 79,1% dari total balapan musim ini.
Satu-satunya akhir pekan tanpa kemenangan bagi Marquez adalah di Silverstone, di mana Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang sprint. Rival-rival lainnya seperti Pecco Bagnaia, Johann Zarco, dan Alex Marquez hanya mampu memenangkan satu balapan grand prix.
Meski berada di atas angin, Marquez menepis anggapan bahwa ia bisa memilih kapan dan di mana mengunci gelar juara dunia. Marquez mengaku masih akan menjalani sisa musim dengan penuh keseriusan.
“Saya satu-satunya yang bisa kehilangan gelar ini, jadi kami akan tetap berjuang,” ungkap Marquez seperti dikutip pada Motorsport.
Marquez mengungkapkan bahwa ia tidak menikmati kemenangan tanpa perlawanan. Ia justru lebih suka duel langsung, seperti yang terjadi di sprint Sachsenring melawan Bezzecchi atau saat melawan Pedro Acosta di Brno.
Meski begitu, ia juga menyoroti sulitnya mengikuti pembalap lain dalam era MotoGP modern akibat aerodinamika motor.
Pengalaman cedera berat pada tahun 2020 membuat Marquez lebih dewasa dalam mengambil keputusan.
Namun Marc Marquez mengaku lebih tenang dalam bersikap, namun tetap haus akan rasa hormat yang diperoleh bukan dari kata-kata, melainkan dari performa di lintasan.
Dengan performa impresif ini, Marquez tampak siap menyegel gelar juara dunia kesembilannya kapan saja, namun tetap merendah tanpa bermain-main. (*)

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
