
Fabio Quartararo dan Tim. (Instagram @fabioquartararo20)
JawaPos.com – Fabio Quartararo mengaku terkejut bisa meraih podium dalam balapan sprint MotoGP Jerman 2025 di Sachsenring, Sabtu (12/7).
Dilansir dari laman Crash pada Minggu (13/7), Pembalap Yamaha itu finis di posisi ketiga dalam balapan 15 putaran yang berlangsung dalam kondisi lintasan basah.
Diketahui bahwa Quartararo start dari posisi ketujuh yang menurutnya juga sudah menjadi kejutan, Quartararo langsung tancap gas sejak awal.
Juara dunia MotoGP 2021 tersebut bahkan sempat merangsek ke posisi kedua sebelum akhirnya menuntaskan balapan di posisi ketiga, mengalahkan Fabio Di Giannantonio dari tim VR46 Ducati.
Podium tersebut merupakan podium sprint keduanya sepanjang karier, sekaligus menjadi penampilan terbaiknya sejak kemenangan terakhir di GP Jerman edisi 2022.
Quartararo menyatakan bahwa ia sama sekali tidak menyangka bisa tampil kompetitif di tengah kondisi trek yang tidak sepenuhnya basah.
“Saya merasa luar biasa. Kecepatan saya di sprint jauh lebih baik dari FP2 dan kualifikasi,” ungkap Fabio Quartararo seperti dikutip pada Crash.
Meski mengaku sempat kesulitan karena tekanan dari Di Giannantonio di lap-lap akhir, Quartararo tetap mampu menjaga ritme.
Quartararo merasa cukup puas meskipun beberapa bagian lintasan yang mulai mengering membuat performa motor Yamaha menurun dari sisi elektronik.
“Saya pikir saya akan turun lap demi lap, tapi nyatanya saya bisa menjaga kecepatan. Ini mengejutkan,” tambah Fabio Quartararo
Quartararo juga sempat berada dalam tekanan Marc Marquez, yang akhirnya keluar sebagai pemenang.
Namun Quartararo memilih tidak mengambil risiko menyalip balik karena tak ingin kehilangan waktu dan posisi dari Di Giannantonio yang terus mengejar dari belakang.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
