
Carmelo Ezpeleta, CEO Doorna MotoGP. (Autosport)
JawaPos.com – CEO MotoGP Dorna, Carmelo Ezpeleta, menegaskan bahwa Jorge Martin tidak dapat pindah ke tim MotoGP lain untuk musim 2026 kecuali terjadi kesepakatan resmi dengan Aprilia atau terdapat putusan pengadilan yang menyatakan pembatalan kontrak sah.
Hal tersebut ia sampaikan sebagai tanggapan terhadap klaim pihak Jorge Martin yang menyebut sang pembalap telah mengaktifkan klausul pelepasan dari kontraknya.
Dilansir dari laman Crash pada Rabu (2/7), Manajer Martin, Albert Valera, menyatakan bahwa juara dunia MotoGP itu secara teknis “bebas kontrak” untuk tahun mendatang.
Bahkan ia juga menambahkan bahwa Martin telah menggunakan haknya dalam klausul performa sebagaimana tercantum dalam kontrak Aprilia.
Namun demikian, Aprilia secara tegas menyanggah klaim tersebut. Dalam pernyataan resminya, pabrikan Italia tersebut menyatakan bahwa kontrak Martin masih sah dan berlaku hingga akhir musim 2026.
Mereka menekankan bahwa kedua pihak, baik Aprilia maupun Jorge Martin, memiliki kewajiban untuk mematuhi kontrak yang telah disepakati.
Carmelo Ezpeleta pun secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap posisi Aprilia. Ia mengatakan bahwa pihak Dorna tidak akan mengizinkan Martin bergabung dengan tim lain tanpa adanya kesepakatan dua pihak atau keputusan hukum resmi.
Menurutnya, MotoGP harus dijalankan dengan dasar penghormatan terhadap kontrak dan aturan yang telah ditetapkan.
Ezpeleta menambahkan bahwa apabila salah satu pihak menolak untuk mengakhiri kontrak, maka pengadilan harus menjadi pihak penengah.
Jika tidak ada keputusan hukum atau kesepakatan bersama, maka pembalap tidak akan diizinkan tampil di MotoGP bersama tim lain. Sikap ini ditegaskan lagi olehnya dalam wawancara dengan media Spanyol dan Italia.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, turut memperkuat pernyataan tersebut. Ia menegaskan bahwa Jorge Martin masih terikat kontrak dengan Aprilia.
Jika kontrak belum diputus secara sah, maka pembalap itu tidak memiliki kebebasan untuk pindah. Ia menyebut posisi Aprilia tidak berubah sejak pertama kali isu ini mencuat.
Meski demikian, rumor tetap berkembang bahwa Honda menjadi satu-satunya pabrikan alternatif bagi Martin pada musim 2026.
Manajer tim HRC, Alberto Puig, menyebut Honda tertarik tetapi tetap mematuhi etika kontrak. Jorge Martin sendiri dijadwalkan melakukan uji coba privat menjelang kemungkinan kembalinya ke lintasan dalam Grand Prix Jerman atau Republik Ceko.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
