Francesco Bagnaia dan Marc Márquez siap guncang MotoGP 2025. (Ducati Indonesia)
JawaPos.com — Madonna di Campiglio kembali menjadi panggung peluncuran tim Ducati Lenovo untuk musim MotoGP 2025. Dengan suasana pegunungan Dolomites yang magis pada 20 Januari 2025, Ducati memperkenalkan Desmosedici GP25 bersama dua pembalap juara dunia, Francesco Bagnaia dan Marc Márquez.
Tim Ducati Lenovo hadir dengan target besar setelah musim 2024 yang memecahkan rekor. Meraih gelar juara dunia konstruktor, tim, dan 13 kemenangan, mereka siap kembali bersaing dengan kombinasi pembalap terbaik dan teknologi terbaru.
Marc Márquez, yang resmi bergabung, akan mengenakan nomor 93 di Ducati merah. Sementara itu, Bagnaia kembali dengan nomor 63 setelah menyelesaikan musim sebelumnya dengan pencapaian penting meski tanpa gelar juara.
Claudio Domenicali, CEO Ducati Motor Holding, menekankan pentingnya inovasi dalam setiap langkah tim. Menurutnya, kehadiran dua juara dunia seperti Bagnaia dan Márquez adalah kombinasi sempurna untuk menginspirasi seluruh kru.
“Tujuan kami untuk menghasilkan peningkatan secara terus-menerus telah memandu pilihan kami untuk musim ini, dan kami yakin Tim dengan dua juara seperti Pecco dan Marc akan menjadi inspirasi bagi seluruh kru,” ujar Claudio Domenicali.
Desmosedici GP25 tampil dengan dominasi warna merah khas Ducati dan aksen neon. Desainnya yang mencerminkan semangat kecepatan dan inovasi menjadi identitas baru yang mudah dikenali di lintasan balap.
Dalam acara ‘Campioni in Pista’, berbagai tokoh penting dari Ducati dan mitranya turut hadir. Mereka adalah Luigi Dall'Igna, General Manager Ducati Corse, dan Luca Rossi, Presiden Intelligent Devices Group Lenovo.
Márquez menyebut tantangan bersama Ducati sebagai babak penting dalam kariernya. Ia berkomitmen untuk tampil kompetitif di setiap balapan, termasuk meraih podium dan kemenangan di setiap seri.
“Saya sangat senang berada di sini mengenakan warna resmi Tim Ducati Lenovo. Sungguh menyenangkan berada di sini hari ini di Madonna di Campiglio, membuka musim MotoGP baru yang menandai dimulainya apa yang saya anggap sebagai tantangan terpenting dalam karir saya,” ujar Márquez usai bergabung dengan Ducati.
Bagnaia pun optimistis menghadapi musim baru bersama rekan setim yang baru. Ia yakin pengalamannya selama lima musim bersama Ducati akan menjadi kunci dalam pengembangan motor.
“Ini akan menjadi musim kelima bersama Tim Ducati Lenovo, kami telah menunjukkan bahwa kami adalah grup bekerja dengan solid. Saya akan kembali ke lintasan dengan nomor 63 setelah melalui tahun 2024 yang tidak memberi saya kegembiraan terbesar, gelar juara maksud saya, tetapi sangat sulit didapat dan saya telah mencapai beberapa rekor,” ujar Bagnaia yang menggunakan nomor lamanya di tahun 2025.
Tim Ducati Lenovo akan memulai sesi tes resmi pertama di Sirkuit Internasional Sepang. Shakedown Test akan berlangsung dari 31 Januari hingga 2 Februari 2025, diikuti sesi utama pada 5-7 Februari.
Luigi Dall'Igna mengatakan ekspektasi tinggi selalu melekat pada Ducati setiap musim. Namun, ia yakin perangkat teknis Desmosedici GP25 dan dua pembalap berpengalaman dapat menjawab tantangan tersebut.
“Seperti biasa, Madonna di Campiglio menyambut kami dengan suasana yang sungguh menggugah untuk Peluncuran Tim Ducati Lenovo. Setelah tahun yang memecahkan rekor dalam performa dan hasil, tujuan kami tetap sama,” ujar Luigi Dall'Igna dengan optimisme tinggi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
