
Ilustrasi
JawaPos.com - Kasus pembelian tanah di Cengkareng Barat, Jakarta Barat oleh Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jakarta kini sudah ditingkatkan statusnya oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri dari penyelidikan dan penyidikan.
Dengan status penydikian, maka disinyalir kasus itu menimbulkan kerugian negara. Hanya saja hingga kini Bareskrim Polri belum dapat menetapkan siapa tersangka di balik pembelian lahan tersebut.
Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Erwanto Kurniadi membenarkan hal itu. "Ya sudah sidik, (tapi) belum menetapkan tersangka," kata dia kepada JawaPos.com, Kamis (4/5).
Agar kasus dugaan korupsi ini dapat dibongkar, Bareskrim menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengkaji berapa kisaran kerugian negara dari pembelian lahan yang menggunakan dana APBD DKI Jakarta 2015 itu.
Namun demikian, Erwanto enggan memerinci siapa saja yang telah dimintai keterangan di kasus ini. Alasannya tengah fokus untuk mengungkap kasus itu.
Sementara informasi dihimpun JawaPos.com, sejumlah nama beken seperti Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat telah diperiksa di kasus itu. Keduanya adalah Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Selain itu Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah juga disebut telah dimintai keterangan di dugaan korupsi ini. Sebelumnya BPK telah melakukan klarifikasi terkait pembelian lahan oleh Pemprov DKI untuk Rusun di Cengkareng Jakarta Barat. BPK menilai ada dugaan pembelian yang menyimpang dan berpotensi merugikan negara.
Perkara ini sendiri dilaporkan oleh Ahok pada pertengahan 2016 lalu. Dia menilai ada permainan mafia di pembelian lahan itu sehingga dia langsung berkoordinasi dengan Bareskrim.
Diketahui, Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jakarta membeli lahan di Cengkareng seluas 4,6 hektare. Lahan itu dibeli seharga Rp 686 miliar menggunakan dana APBD-P Tahun 2015. Namun belakangan dikabarkan tanah itu adalah milik Pemprov DKI sendiri sehingga pembelian dianggap mengada-ada. (elf/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
