
Ilustrasi
JawaPos.com - Sejumlah kalangan masih mengkhawatirkan adanya penyalahgunaan surat keterangan (suket) saat pencoblosan Pilgub DKI Jakarta, 15 Februari 2017, nanti. Apalagi, berdasarkan data Dinas Dukcapil DKI Jakarta, saat ini telah diterbitkan sebanyak 57.763 suket.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta Edison Sianturi, memastikan surat keterangan hanya bisa digunakan sesuai dengan domisili. Tujuannya, untuk menghindari penyalahgunaan suket saat tahapan pencoblosan. Fungsi suket sama seperti Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).
"Pemilik suket bisa mengunakan hak pilihnya satu jam terakhir sebelum TPS ditutup," kata Edison, Rabu (8/2).
Dia menambahkan, masyarakat juga diminta aktif untuk mengecek namanya sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap atau (DPT) atau belum. "Kami padankan dengan DPT yang ada, mereka yang tidak terdaftar di DPT akan diberikan suket," tutur Edison.
Menanggapi hal itu, Ketua KPU Jakarta Selatan Muhammad Ikbal mengatakan, ada 10.000 lebih warga Jakarta Selatan yang menggunakan suket dalam proses pemilihan. "Data yang kita dapat dari Dukcapil itu ada 10.000 lebih suket," beber Ikbal.
Ikbal menjelaskan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mengeluarkan dua jenis Suket. Suket yang pertama dikeluarkan untuk warga yang datanya sudah terekam di e-KTP namun belum fisiknya belum diterbitkan.
Dalam suket kategori pertama, nantinya akan ada foto serta barcode-nya.
Fungsinya (suket kategori I) selain untuk mencoblos tapi untuk kepentingan yang lainnya. "Yang kedua, suket yang tidak ada foto dan barcode-nya. Peruntukannya hanya untuk pilkada saja," ucap dia. Hanya dua kategori suket itu yang diakui oleh KPU. Nantinya, petugas di TPS akan mengecek keaslian suket tersebut. "Ada contohnya (suket) di buku panduan. Nanti petugas KPPS itu akan mencocokan," kata Ikbal. (wok/yuz/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
