
Ilustrasi
JawaPos.com - Nyawa Fadliansyah, 32, warga Raja Basa, Bandar Lampung masih tertolong. Pria berkulit putih itu bersama satu rekannya tertangkap saat menjambret tas nasabah BCA di Jalan M Toha, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Rabu (11/1).
Pelaku gagal mengambil uang korban yang hamil tua usai mengambil uang dari ATM sebesar Rp2 juta. Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Hitler Napitupulu mengatakan, penjambretan berawal saat Nurlunah Sopiyanah, 39, mencairkan uang dari ATM.
Saat itu pula pelaku dan rekannya yang menggunakan sepeda motor membuntuti korban yang hamil tua tersebut. Saat korban keluar dari ATM, Fadlianyah langsung menjambret tas berwarna coklat yang ditenteng korban. ”Melihat korban berteriak minta tolong warga dan pengendara lain mengejar pelaku,” terangnya juga.
Panik melihat banyaknya warga, motor yang dikendarai kedua pelaku terjatuh ke parit. Tapi hanya Fadliansyah yang berhasil ditangkap warga, sedangkan temannya berhasil kabur. Saat pelaku diamuk warga, untungnya ada patroli dari Polsek Pamulang yang melintas dan segera mengamankan pelaku.
Tak sampai disana, lanjut Hitler, saat pelaku hendak dimasukan ke dalam mobil patroli warga terus memukulinya hingga babak belur. Bahkan, beberapa pengendara motor juga sempat menyiramkan bensin ke tubuh pelaku. Hal itu terjadi karena pelaku menjambret wanita yang hamil tua hingga terjatuh ke tanah.
”Jika tidak ada anggota patroli mungkin pelaku sudah tewas dibakar masa. Wajar warga kesal aksi itu dilakukan di tengah hari bolong dan mengincar perempuan yang hamil tua,” cetusnya juga. Sedangkan korban sebelum diantar pulang, dibawa poisi ke klinik untuk memeriksakan kehamilannya. ”Karena korban sempat terjatuh saat dijambret,” ungkapnya.
Hitler mengaku, korban penjambretan itu tinggal di Komplek Griya Salak Asri, Blok B.3/24, RT 07/09, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor yang sedang berkinjung ke kerabatnya di wilayah Pamulang. Dari tangan Fadliansyah polisi menyita satu unit motor Suzuki Satria FU bernopol F 5348 LL, satu tas berwarna coklat yang berisi uang tunai Rp2 juta, dan dompet serta sejumlah kartu ATM.
Di tempat yang sama, Fadliansyah mengaku merampas tas korban lantaran tidak memiliki uang untuk bertahan hidup di Bogor. Apalagi, sejak datang dari Bandar Lampung ke kota hujan ini biaya hidupnya dijamin adik sepupunya itu. Karena gengsi menumpang terus, dia bersama rekannya berinisial JJ lantas menjambret. (cok/yuz/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
