Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Mei 2018 | 06.18 WIB

Sidak Imigrasi, Petugas Sisir 11 WNA SpIns Interactional School

Petugas dari Tim Pora Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya bersama dengan kepolisian saat menanyakan dokumen kelengkapan WNA di SpIns Interactional School, Rabu (2/5) - Image

Petugas dari Tim Pora Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya bersama dengan kepolisian saat menanyakan dokumen kelengkapan WNA di SpIns Interactional School, Rabu (2/5)

JawaPos.com - Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) kantor Imigrasi Kelas 1 Surabaya menggelar inspeksi mendadak di SpIns Interactional School, Rabu (2/5). Bekerja sama dengan kepolisian, TNI, dan Satpol PP Kota Surabaya, mereka memeriksa berkas sejumlah WNA yang berprofesi sebagai tenaga pengajar di sekolah tersebut.


Ketua Tim Pora Kecamatan Wiyung Imigrasi Kelas I Surabaya Akhsan Nizar menjelaskan, sidak itu merupakan yang pertama kali berlangsung di sekolah tersebut. Total ada 11 orang WNA yang berkasnya diperiksa. "Mereka berprofesi sebagai guru di sini. Kami cek dokumen aslinya, termasuk visa mengajarnya," terang Akhsan.


Saat memeriksa kelengkapan dokumen tersebut, petugas Tim Pora sempat memeriksa salah seorang pengajar secara detail. Satu orang WNA itu diduga melanggar izin tinggal di Indonesia. "Tapi kami belum bisa pastikan. Kami nunggu paspor aslinya. Ini tadi katanya paspor dipegang oleh suaminya," imbuh Akhsan.


Di tempat yang sama, Humas SpIns Interactional School Surabaya Suwaji memastikan bahwa WNA yang bekerja di sana sudah melalui proses administrasi yang selektif dan ketat. Saat melamar di sana, seluruh dokumen sudah dikroscek oleh sekolah. "Semua tenaga asing di sini bekerja sesuai dengan aturan serta prosedur dari Dirjen Dikti," ungkap Suwaji.


11 WNA yang bekerja di sekolah tersebut masing-masing sembilan dari India dan dua orang dari Korea Selatan. Mereka rata-rata sudah berpengalaman di bidang pendidikan.


Suwaji menuturkan, sekolah tersebut memang mempekerjakan tenaga pengajar WNA untuk meningkatkan mutu pendidik. Kendati begitu, mereka tetap mempekerjakan WNI. Persentasenya 85 berbanding 15. "Mayoritas tetap WNI," tuturnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore