
Jenazah Ahmad Budi Cahyanto diantar ratusan pelayat sebelum dimakamkan.
JawaPos.com - Kasus penganiayaan hingga tewasnya guru honorer di Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Jatim), masih meninggalkan duka mendalam. Korban bernama Ahmad Budi Cahyanto itu meninggalkan istri yang sedang hamil.
"Ya, istrinya sedang mengandung lima bulan," terang Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim Saiful Rachman kepada JawaPos.com usai konfrensi pers di Surabaya, Jumat (2/2).
Saiful sempat memastikan adanya kabar yang menyebutkan istri korban mengalami keguguran karena shock. Namun kabar tersebut tidak benar alias hoax. Kandungan istri Budi dalam kondisi sehat.
Sebagai guru ekstrakuler berstatus honorer, Budi digaji sekitar Rp 300 ribu Rp 400 ribu. Pria berusia 27 tahun itu tergolong guru muda yang pekerja keras dan sabar. "Dia fight untuk keluarganya," lanjut Saiful.
Dispendik Jatim sangat menyayangkan kasus penganiayaan yang menimpa Budi. Kasus tewasnya Budi diharapkan yang pertama dan terakhir. Sebelum ada kejadian, Dispendik sebenarnya sudah mengumpulkan seluruh kepala sekolah di Jatim untuk membahas masalah pendidikan karakter.
Saiful membenarkan bahwa NH yang menjadi pelaku penganiayaan memiliki track record yang buruk. NH adalah siswa kelas XII. Bukan siswa kelas XI seperti yang diberitakan sebelumnya. "Dia tempramen. Ikut bela diri juga. Orang tuanya sering dipanggil ke sekolah," ungkap Saiful.
Saat dianiaya, Budi sama sekali tidak bisa melawan. "Orangnya (Budi, red) kecil, kurus. Saat dicoret kuas, murid tersebut langsung marah," tambah Saiful.
Budi pulang ke rumah setelah insiden pemukulan di sekolah. Ia pulang dengan naik motor. Saat di rumah, korban tiba-tiba tak sadarkan diri. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit.
Dispendik Jatim baru mendapat laporan setelah Budi kolaps. Pihak dinas pun terus memantau perkembangan Budi. "Sampai tadi malam, kami terus mendampingi. Sampai hasil visum keluar," tutur Saiful.
Selanjutnya untuk proses hukum, Dispendik Jatim menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Pihak sekolah maupun Dispendik Kabupaten Sampang akan selalu siap apabila polisi memerlukan keterangan untuk proses penyidikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022