
Ketua Umum PGRI Unifa Rosidi acara Konferensi Kerja Nasional PGRI ke-5 di Batam, Jumat (2/2).
JawaPos.com - Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifa Rosidi merespons keras kasus penganiayaan hingga tewas guru Ahmad Budi Cahyanto di Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Jatim). Ia meminta aparat penegak hukum memberikan tindakan tegas.
"Saya habis ini akan ke sana (Sampang). Kami minta dilakukan investigasi. Tidak menutup kemungkinan pelaku (dibawa) ke penegak hukum," kata Unifa ketika ditemui seusai acara Konferensi Kerja Nasional PGRI ke-5 di Batam, Jumat (2/2).
PGRI sangat tidak terima dengan perlakuan tidak pantas kepada guru. Kasus ini adalah satu dari banyak kejadian yang menimpa pendidik. Padahal belum tentu kesalahan dilakukan guru. Namun demikian, stigma negatif yang terlanjur melekat pada guru ketika bermasalah dengan murid membuat tenaga pengajar selalu berada di pihak yang lemah.
Kondisi ini diakui Unifa menjadi dilema buat pendidik. Para guru harus mengajarkan pendidikan karakter. Namun harus dihadapkan dengan ancaman pidana ketika melakukan tindakan disiplin kepada murid yang nakal.
Unifa menekankan bahwa harus ada pemahaman bersama. Baik dari orang tua, guru, dan pihak terkait dalam menjalankan upaya peningkatan mutu pendidikan. "Kami selalu di pihak yang salah. Kasus ini adalah akibat serius yang seharusnya menjadi pelajaran berharga," jelas Unifa.
PGRI sejatinya sudah memiliki perjanjian dengan Polri dalam upaya membangun pendidikan yang disiplin dan berkualitas. Tapi penerapan di lapangan masih memiliki kendala. Sehingga hal-hal seperti ini masih berlaku.
"Kami ada MOU dengan kapolri terkait wewenang guru dalam proses pendidikan di kelas, perlindungan terhadap guru atas pidana yang dilakukan orangtua murid," papar Unifa.
Terkait kasus tewasnya guru di Sampang, Unifa menginginkan jangan menghadapkan Undang-Undang perlindungan anak dengan aturan yang menjaga profesi guru. Kedua hal itu didudukkan bersanding sehingga ditemukan solusi yang bisa menghasilkan keputusan terbaik. "Jangan aturan ini malah dibenturkan. Harusnya disandingkan untuk menyelesaikan masalahnya," tandas Unifa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022