Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Januari 2017 | 21.44 WIB

Momen Ketika Si Jangkung Bertemu Si Gendut

ISTIMEWA: M. Arianto Pribadi (kiri), si jangkung setinggi 220 sentimeter, dan Yunita Maulidia, dara seberat 106,5 kilogram. - Image

ISTIMEWA: M. Arianto Pribadi (kiri), si jangkung setinggi 220 sentimeter, dan Yunita Maulidia, dara seberat 106,5 kilogram.


JawaPos.com- Dua pasien ’’istimewa’’ RSUD Sidoarjo bertemu. Keduanya adalah M. Arianto Pribadi, si jangkung setinggi 220 sentimeter, dan Yunita Maulidia, dara seberat 106,5 kilogram. Pertemuan langka tersebut terjadi lantaran keduanya sengaja diundang dalam peresmian Gedung Rawat Inap Mawar Merah Putih RSUD Sidoarjo.



Nah, siapa orang di balik pertemuan itu? Ternyata, yang memprakarsai adalah Bupati Saiful Ilah. Tak ayal, kehadiran dua warga ’’spesial’’ tersebut membuat peresmian terasa lebih hangat. ’’Bertemu Yunita itu menjadi kebanggaan luar biasa,’’ kata Arianto alias Kuncung yang berasal dari Desa Pejangkungan, Prambon, Sidoarjo.



Mendengar hal tersebut, Yunita hanya senyum-senyum sendiri. Perempuan asal Desa Grinting, Tulangan, Sidoarjo itu tampak begitu gembira bisa berkunjung kembali ke RSUD Sidoarjo. Yunita sudah dua bulan tidak menyambangi RS milik pemkab tersebut. Apalagi, dia juga bertemu dengan sejumlah dokter yang menanganinya selama dirawat di rumah sakit itu pada Oktober lalu.



Meski mengalami obesitas tinggi, Yunita kini terlihat lebih bugar. Saat mereka berdiri berdampingan, Yunita yang memiliki tinggi 134 sentimeter tampak hanya separo tinggi si Kuncung. Pemandangan tersebut menjadi pusat perhatian para tamu undangan. ’’Yang penting, terus sehat dan semangat ya Mas Arianto dan Mbak Yunita,’’ ungkap beberapa tamu undangan.



Pada peresmian Gedung Rawat Inap Mawar Merah Putih (kelas III) dan ruang perkuliahan RSUD Sidoarjo, Arianto dan Yunita menerima cenderamata dari Bupati Saiful Ilah. Selain itu, bupati memberikan hadiah tiga pasang sepatu dan sandal kepada Arianto dengan ukuran 60. Arianto juga mendapatkan ranjang sesuai dengan tingginya serta sepasang pakaian.



’’Saya sudah mencoba sepatunya. Pas. Saya suka,’’ ucap Artianto dengan gembira. Wajah berseri juga terlihat pada diri Yunita yang mendapatkan kenang-kenangan dari bupati berupa sepaket parsel.



Menurut Saiful, dua orang spesial tersebut merupakan bagian dari warga Sidoarjo. Selama ini, RSUD menangani kedua pasien dengan baik. Dia pun langsung memesankan sepatu khusus untuk Arianto. ’’Saat peresmian gedung kelas III, saya sekalian memberikan sepatunya. Pesannya sangat khusus dan kualitasnya bagus,’’ ujarnya.



Pemberian hadiah kepada Arianto dan Yunita itu pun masuk dalam rangkaian peresmian gedung kelas III dan ruang perkuliahan RSUD Sidoarjo. Saiful mengaku sangat bangga terhadap RSUD Sidoarjo yang memiliki gedung rawat inap kelas III yang representatif. Apalagi, RSUD tersebut juga mendapat akreditasi utama nasional sebagai rumah sakit pendidikan.



’’Gedungnya sudah bagus. Sekarang tinggal pelayanannya yang mesti terus ditingkatkan. Dokter dan perawat juga harus optimal,’’ tuturnya. (ayu/c23/hud)


Editor: Miftakhul F.S
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore